Masa depan kiper Boy Waterman di AZ Alkmaar tidak menentu setelah klub tersebut berniat untuk menjual sang kiper ke klub Eredivisie lainnya yaitu ADO Den Haag, setelah semusim dipinjamkan ke klub tersebut. Keberhasilan AZ Alkmaar dalam merengkuh gelar juara di musim ini membuat posisi Waterman dari skuad klub itu terancam, mengingat kiprah kiper utama asal Argentina Sergio Romero dianggap jauh lebih baik ketimbang dirinya.
Hal ini membuat Waterman memutuskan untuk menerima pinangan ADO dengan status pinjaman di musim lalu dan kini ia mengaku siap merubah status itu menjadi permanen.
Kendati demikian AZ tidak langsung merespon keinginan dari sang kiper, mengingat mereka menerima dua penawaran dari klub berbeda.
"Meski demikian bagi saya ADO merupakan pilihan terdepan," ungkap Waterman.
Ironisnya keinginan Waterman itu seperti bertepuk sebelah tangan setelah ADO sendiri belum menemui pihak pengurus klub AZ perihal keinginan dari sang kiper.
"Kedua klub harus terlebih dulu berada satu meja guna membahas perihal sang pemain," ujar direktur AZ, Marcel Brands.
Waterman, 25 tahun, merupakan produk binaan klub tersebut, namun kini ia hanya mampu memanaskan persaingan di bangku cadangan AZ lainnya disamping Joey Didulica dan Erik Heijblok.
Bagi ADO Waterman memang bukan pilihan utama, dimana klub tersebut lebih tertarik kepada kiper Swansea Dorus de Vries, yang diproyeksikan untuk melapis kiper utama Robert Zwinkels yang absen lama karena cedera.
(Win/Sl)
|