Salah satu klub raksasa Portugal, Benfica, yang di musim ini gagal dalam perebutan gelar juara dari FC Porto, menolak untuk mendatangkan pelatih Manchester City asal Swedia, Sven-Goran Eriksson. Hal ini dapat dipahami mengingat posisi Eriksson di City of Manchester memang berada di bawah tekanan, dan belum lagi pemilik klub Thaksin Shinawatra telah memberikan lampu kuning kepada mantan pelatih The Three Lions tersebut.
Bagi Benfica, kehadiran Sven di klub tersebut memang menjadi impian, namun karena faktor gaji yang sangat tinggi sungguh sesuatu hal yang sulit untuk diwujudkan bagi Benfica.
Mantan pelatih Lazio itu, saat ini menerima gaji sebesar 50,000 pound per-pekan di Manchester City - dan angka tersebut tidak dapat disamakan oleh Benfica.
Seperti diketahui sebelumnya, Benfica baru saja memecat pelatihnya Jose Antonio Camacho dan pendapatan pelatih asal Spanyol itu hanya kisaran 20,000 pound per-pekan dan budget Benfica pun tidak akan mewujudkan ambisi Eriksson.
Eriksson masih memiliki sebuah tempat tinggal di Portugal dan dapat berbicara dengan baik dengan bahasa tersebut namun Benfica kini mengincar orang Portugal lainnya sebagai pelatih baru mereka.
Kini mereka mengaku lebih tertarik untuk mendatangkan kembali asisten pelatih Manchester United, Carlos Queiroz, meski ia menegaskan belum menerima satu penawaran pun dari klub Portugal.
(Win/NoW)
|