Setelah beberapa waktu lalu mangkir dari sesi latihan dengan rekan-rekannya, winger Franck Ribery nampaknya tinggal menunggu hitungan waktu saja untuk menerima hukuman dari Bayern Muenchen.
Seperti diketahui sebelumnya, Ribery berulang-ulang kali berkelakar kalau ia ingin meninggalkan Bayern dan mengutarakan hal ini kepada media Prancis, L'Equipe.
"Saya telah memutuskan: Saya ingin pergi. Klub itu adalah Real Madrid atau tidak sama sekali" dan hal ini pun benar-benar mengganggu petinggi Bayern yang berulang-ulang kali juga menegaskan kalau ia tidak akan pindah.
Penerus Zinedine Zidane di timnas Prancis itu terpaksa mangkir dari sesi latihan pada pekan lalu di era kepemimpinan pelatih baru Louis van Gaal, mengingat Bundesliga akan bergulir pada 7 Agustus.
Hal ini juga membuat direktur klub Bayern Christian Nerlinger cukup geram dengan situasi yang tidak henti-hentinya yang dikatakan oleh Ribery dan konon ia akan menerapkan hukuman dalam bentuk denda kepada sang pemain apabila masih berkomunikasi dengan pihak media.
"Sang pemain harus benar-benar memahami batasan-batasannya, sehingga mereka tidak melampaui tugasnya sebagai pesepakbola," kecam Nerlinger.
Dan Nerlinger juga meminta kepada Ribery untuk tidak mengeluarkan komentar kepada publik yang justru hanya mengeruhkan situasi dan juga masa depannya di klub tersebut.
"Kami sudah mengatakan sejak akhir musim lalu kepadanya, kalau keberadaannya di dalam tim benar-benar dibutuhkan untuk membangun kekuatan untuk menghadapi musim mendatang dan justru bukannya beradu pendapat untuk terus keluar dari klub ini," lanjutnya.
Meski demikian Real Madrid konon terus memantau perkembangan dan situasi dari Franck Ribery, dimana ahli negosiasi mereka Pedro Jimenez mengatakan kalau Bayern kali ini akan sulit untuk menolak pinangan yang bakal diajukan oleh mereka untuk Ribery.
(Win/AFP)
Bookmark berita ini (Ctrl+D):
0 KOMENTAR BERITA
"Bila Berulah Lagi Bayern Siap Hukum Ribery"
Komentar Berita masih kosong.
KIRIM KOMENTAR *Isikan kotak isian dengan lengkap.