Boca Juniors melangkah ke babak 16 besar Copa Libertadores usai mengalahkan UA Maracaibo 3-2 dan dibantu oleh Atlas yang menahan imbang Colo Colo 1-1.
Jawara Argentina tersebut berhak lolos karena unggul produktivitas gol atas Colo Colo di Grup Tiga setelah keduanya sama-sama mengoleksi 10 poin dari enam pertandingan.
Atlas memuncaki grup dengan raihan 11 angka.
Jika Colo Colo mengalahkan Atlas, kemenangan Boca mungkin akan sia-sia karena Colo Colo akan mengakhiri babak grup dengan meraih poin sama dengan Atlas.
Boca mulai membutuhkan kemenangan minimal lima gol untuk lolos tanpa tergantung dengan pertandingan lain dan nampaknya hal tersebut akan terwujud ketika mereka unggul 2-0 dalam 20 menit.
Gabriel Paletta membuka keunggulan melalui tandukan di menit ke-10 usai menerima umpan tendangan bebas Juan Roman Riquelme.
Sepuluh menit kemudian, Jesus Datolo mencetak menggandakan keunggulan melalui aksi individualnya.
Boca kemudian membuang sejumlah peluang dan rasa frustrasi mereka memuncak ketika mendengar berita kalau Colo Colo tengah unggul melalui gol yang dibuat Ricardo Rojas menit keenam.
Saat Boca nampak akan kehilangan peluangnya, Atlas menyamakan kedudukan Colo Colo sekaligus membuat fans Boca bersorak. Gol Atlas dicetak Diego Colotto di menit ke-66.
Berita tersebut membuat Boca yang masih membutuhkan gol ketiga untuk menyingkirkan Colo Colo akhirnya terwujud di menit ke-74.
Martin Palermo memberikan umpan kepada Riquelme dan gelandang Argentina itu dengan cerdik melepaskan tendangan chip yang melewati kepala kiper Juan Carlos Henao.