Direktur umum Bayern Muenchen Uli Hoeness mengakui bila pada musim panas lalu Chelsea pernah mengajukan tawaran untuk bisa merekrut Franck Ribery namun mereka menolaknya.
Nama Ribery memang sempat santer dikabarkan bakal meninggalkan Bayern pada bursa transfer musim panas lalu. Sejumlah klub ternama Eropa seperti Chelsea, Real Madrid, Barcelona hingga Manchester United kabarnya sangat meminati pemain berkebangsaan Prancis itu.
Ternyata diam-diam Chelsea sempat mengajukan penawaran sebesar 65 juta euro ditambah bek kanan Jose Bosingwa, yang menjadi incaran Bayern. Sayangnya usaha Chelsea menemui kegagalan karena Bayern menolak melepas Ribery.
"Kami tidak pernah menerima tawaran melebihi 100 juta euro. Tawaran terbaik datang dari Chelsea: 65 juta euro ditambah Bosingwa," ujar Hoeness kepada Bild.
Hoeness juga membantah kabar bila Ribery meminta manajemen Bayern untuk memperbolehkannya meninggalkan Allianz Arena.
"Kami juga menerima tawaran lain sebesar 76 juta euro dan 80 juta euro. Ribery tidak pernah datang ke kami dan mengatakan ia ingin hengkang."
"Ribery selalu mengatakan ke kami bila ia akan senang untuk pindah ke Real Madrid tapi jika kami ingin mempertahankannya maka itu bukan masalah. Menjual Ribery tidak pernah menjadi pertimbangan nyata kami," sambung Hoeness.
Untuk bisa membuat Ribery bertahan manajemen Bayern juga berusaha menciptakan tim yang kompetitif yang bisa meraih sejumlah gelar.
"Bagaimanapun juga, kami ingin menciptakan kondisi yang memberi Franck perasaan bahwa ia bisa meraih sesuatu di sini. Jika ia tidak melihat potensi itu maka ia akan pergi. Jika Bayern mengatakan tidak, maka Franck bertahan," tegas Hoeness.
(Tho/Goal)