Pelatih timnas Iran Ali Daei mengeluarkan kecaman terhadap Federasi Sepakbola Iran dengan mengancam akan mundur dari kursi kepelatihan dan mengatakan kalau dirinya masih menunggu penandatanganan kontrak.
Daei ditunjuk pada Maret lalu untuk mengisi kekosongan kursi kepelatihan timnas Iran menjelang kualifikasi Piala Dunia 2010.
Akan tetapi seiring persiapan menjelang laga kualifikasi pada Juni mendatang, nampaknya hubungan antara Daei dan ketua Federasi Iran Ali Kafashian mulai merenggang.
"Jika Kafashian tidak memiliki waktu untuk berbicara dengan saya tentang pertandingan persahabatan dan kontrak saya, maka saya tidak akan pula bebas," ujar Daei kepada harian Hamshahri.
"Saya tidak mendapatkan kehormatan saya sehingga secara mudah saya dapat kalah dalam hal ini. Jika hal seperti ini terus berjalan, kami harus memikirkan tentang hal lainnya dan mereka dapat menunjuk orang lain yang mereka inginkan," tambahnya.
Nampaknya muncul kekhawatiran di dalam Federasi bahwa Daei masih terikat kontrak dengan klub Iran Saipa sehingga mungkin mengganggunya untuk fokus terhadap timnas.
Media mengatakan kalau Federasi menunggu kontrak Daei bersama klubnya berakhir untuk meresmikan kontrak bersama Daei.
"Daei disibukkan oleh Saipa dan timnas selama ini, dan kenyataan bahwa kontrak belum ditandatangani bukanlah permasalahan sensitif," ujar deputi Federasi Sepakbola Iran, Mehdi Taj.