Pelatih Arab Saudi, Helio Dos Anjos, mengakui Irak lebih baik dari skuadnya sehingga lebih pantas memenangi trofi Piala Asia untuk pertama kalinya dengan keunggulan tipis 1-0 di Jakarta.
Menurut Dos Anjos, Irak berhasil menyulitkan timnya berkat kekuatan dan semangat menggebu-gebu. Bahkan semangat pantang menyerah itu membuat permainan Arab tak berkembang sejak menit awal.
"Irak memang pantas menang sebab mereka menunjukkan kemauan keras dan kekuatan dalam permainannya. Irak mendapat dukungan kuat dari seluruh dunia dan akhirnya berhasil menyulitkan kami," kata Dos Anjos dalam jumpa pers.
Simpati bagi Irak memang hadir dari berbagai pihak menyusul keberhasilannya melaju ke partai final. Bahkan mayoritas dari 60 ribu penonton yang memadati Stadion Gelora Bung Karno hari Minggu (29/7) memberi dukungan penuh kepada pasukan Jorvan Vieira tersebut.
Adapun para pemain Irak tampil dengan ban hitam di lengan kanannya sebagai tanda berkabung atas tewasnya 50 rakyat Irak saat perayaan keberhasilan tim melaju ke semifinal lalu.
Dos Anjos lebih lanjut mengatakan Arab masih berada dalam masa transisi memajukan sepakbola mereka yang seperti jalan di tempat dalam beberapa tahun terakhir.
"Kami optimis karena masih ada turnamen selanjutnya. Akhirnya, saya mengucapkan selamat kepada Irak, baik tim dan rakyatnya. Mereka pantas untuk berpesta," pungkasnya.
Arab sendiri gagal menjadi negara pertama yang bisa menjuarai Piala Asia untuk keempat kalinya. Namun Arab masih beruntung mendapat hadiah hiburan melalui kapten Yasser Al Qahtani yang menjadi top scorer dengan jumlah empat gol bersama kapten Irak, Younes Mahmood, dan penyerang Jepang, Naohiro Takahara. Arab juga berhak untuk tampil langsung di putaran final Piala Asia 2011 Qatar bersama Irak dan Korea Selatan sebagai penghuni tiga besar di 2007 ini. (Hdn/Reuters)