Mantan direktur umum BBC
Greg Dyke pada akhir pekan ini mengatakan kalau dirinya mulai
menghawatirkan perkembangan di pentas Liga Premier, dimana ia
menganggap terlalu banyak pihak asing yang berandil besar dalam
mengangkat performa klub.
Dyke, yang memiliki sebuah Televisi
Independen dimana kemudian pihaknya kalah bersaing dari Sky Television
untuk menayangi hak siar Liga Premier pada tahun 1992, menunjuk proses
pembelian Manchester City pekan lalu. "Saya pikir apa yang menimpa
Manchester City dalam beberapa periode terakhir merupakan sesuatu hal
yang menggelikan hati," tutur Dyke. "Saya merupakan salah satu sosok
yang menyaksikan perkembangan Liga Premier untuk pertama kali, oleh
karena itu saya merasa ada yang salah saat ini.
"Kancah persepakbolaan di Liga Premier saat ini tentu saja mengundang
gelak tawa, mengingat beberapa klub saat ini dimiliki oleh pengusaha
asing dan tentu saja mau tidak mau diatur oleh sosok dari lain
negara." Dyke, yang kebetulan juga memiliki klub Brentford (Divisi
Tiga), mengatakan kalau kini ia lebih menikmati pertandingan di divisi
terbawah. "Saya pikir kami (Brentford) tidak lain sudah seperti klub
asli Inggris," ungkapnya. "Saya merupakan salah satu pengurus ketika
Manchester United terakhir kali meraih tiga gelar dan hal ini tidak
seberapa dibandingkan kondisi di Brentford saat kini." (Win/Reuters)