Estudiantes Argentina mengandaskan impian Nacional untuk menjadi klub pertama Uruguay yang lolos ke final Piala Libertadores dalam 20 tahun terakhir dengan skor tipis 2-1 hari Kamis (2/7).
Dengan demikian, Estudiantes lolos ke final dengan skor agregat 3-1 setelah di pertemuan pertama di kandang sendiri pekan lalu menang 1-0. Bagi Estudiantes, langkah ke final Libertadores ini adalah yang kelima di mana tiga kesempatan sebelumnya dilengkapi dengan gelar juara (1968-1970).
Kemenangan di Stadion Centenario, Montevideo, hari ini juga menjadi istimewa karena skuad Alejandro Sabella tidak diperkuat kapten Juan Sebastian Veron yang cedera dan tanpa didukung suporternya yang dilarang hadir.
Bintang kemenangan Estudiantes adalah penyerang Mauro Boselli yang memborong dua gol. Pemain berusia 24 tahun ini membuka keunggulan timnya pada menit ke-53 setelah menerima bola matang dari gelandang Gaston Fernandez.
Tuan rumah menyamakan kedudukan 1-1 pada menit ke-76 saat Alexander Medina melambungkan bola dengan tendangan voli melewati jangkauan kiper Mariano Andujar. Ini adalah gol pertama di gawang Andujar dalam sembilan partai di Libertadores.
Tapi ketika Nacional bernafsu untuk mencari gol penentu kemenangan dan dua kali hampir menuai hasil, Boselli justru mampu mencuri gol kemenangan bagi tim tamu di menit pamungkas.
Di final, Estudiantes masih menunggu lawan antara dua tim Brasil, Gremio dan Cruzeiro, yang baru akan bertanding besok. Dalam pertemuan pertama di kandang Gremio, Cruzeiro memimpin 3-1. (Hdn/Reuters)
Bookmark berita ini (Ctrl+D):
0 KOMENTAR BERITA
"Estudiantes Kandaskan Impian Nacional"
Komentar Berita masih kosong.
KIRIM KOMENTAR *Isikan kotak isian dengan lengkap.