Juara Piala Asia 2007 Irak mendedikasikan kemenangan yang mereka raih bagi para korban pengeboman yang terjadi di negeri 1001 malam tersebut. Dua bom mobil yang meledak telah membunuh puluhan fans Irak setelah tim kesayangan mereka memenangkan laga semifinal atas Korea Selatan.
Dan sundulan kapten Irak Younes Mahmoud kemenangan atas Arab Saudi di final yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Minggu (29/7) malam, empat hari setelah kemenangan dalam babak penalti atas Korsel mendahului kejadian pembunuhan di kota Mosul.
Dua bom mobil meledak hanya beberapa jam setelah pertandingan saat ribuan fans Irak melakukan perayaan di jalan-jalan.
"Lebih dari 50 orang Irak terbunuh ketika mereka tengah merayakan kemenangan," ujar Mahmoud.
"Seorang ibu korban mengatakan ketika anaknya tergeletak di depannya - ia tidak menangis, namun ia mengatakan: 'Saya memberikan anak saya sebagai pengorbanan terhadap timnas Irak'. Sehingga kami harus menang," tambahnya.
Mahmoud berkeinginan untuk kembali ke Irak guna merayakan kemenangan bersejarah timnya, namun situasi keamanan diakuinya menjadi kendala kepulangannya.
"Saya berharap dapat kembali ke Baghdad namun saya tidak tahu apakah kehidupan saya aman di Irak," ujar pemain yang memperkuat klub Qatar Al Gharafa.
Mahmoud juga memberikan pujian kepada pelatih Jorvan Vieira, yang membawa tim meraih gelar untuk pertama kalinya meskipun baru menangani tim enam pekan sebelum melakukan laga pertama menghadapi Thailand pada 7 Juli.
Meskipun tidak diperkirakan menjadi juara, Vieira memilih untuk tidak bertahan menjadi pelatih, kontrak dua bulannya bersama Federasi Sepakbola Irak akan segera berakhir.
"Kami mengalami kesenangan bekerja sama dengan Vieira. Kami mendapatkan pengalaman luar biasa. Ketika saya tiba di Jordania dari Qatar untuk bergabung dengan timnas, saya melihat Vieira mempersiapkan program istimewa untuk memenangkan gelar," ujar Mahmoud.
"Saya sangat terkejut. Kami tidak membayangkan akan mencapai hal tersebut. Kami sebelumnya bercanda tentang bagaimana pelatih yang memiliki waktu kurang dari dua bulan dan menanyakan apakah ia dapat mencapai kemenangan itu karena ia tidak tahu sama sekali tentang para pemain. Namun saya ingin mengatakan terima kasih kepada Vieira," tambahnya.
[Rif/Sports Ticker]
|