Biangbola.com
Berita Hari Ini | Layanan SMS | Futsal |
Specs
Kasus Persipura Urusan Komdis
[Selasa, 30 Juni 2009 01:27, BIANGBOLA],   27 komentar

Pelanggaran disiplin yang dilakukan Persipura Jayapura dengan mogok main di final Copa Indonesia sepenuhnya menjadi urusan komisi disiplin (komdis) PSSI.

Persipura, juara Liga Super Indonesia 2008/09, memilih walk out karena kecewa dengan kepemimpinan wasit Purwanto yang tidak mengindahkan handsball pemain Sriwijaya FC di kotak penalti dan justru memberi kartu merah kepada striker Ernest Jeremiah karena protes terlalu keras.

Seluruh skuad Persipura sepakat berhenti bermain pada menit ke-60 dan tak kembali ke lapangan Jakabaring meski telah ditunggu sekitar 45 menit. Sriwijaya yang sudah unggul 1-0 akhirnya dinyatakan sebagai juara Copa Indonesia musim ini.

"Kami menyerahkan kasus ini kepada komdis. Mereka yang berhak mengambil keputusan," ujar ketua Badan Liga Indonesia, Andi Darussalam Tabusala.

Sementara itu, pelatih Persipura Jacksen F. Tiago mengaku keputusan mundur "Mutiara Hitam" bukan berasal dari dirinya. "Saya pribadi dan sebagai pelatih menginginkan tim tetap main. Tapi keputusan walk out berada di luar kekuasaan saya," kata pelatih asal Brasil yang sudah "karatan" di Liga Indonesia ini. (Cho)



Bookmark berita ini (Ctrl+D): Kasus Persipura Urusan Komdis Kasus Persipura Urusan Komdis Kasus Persipura Urusan Komdis Kasus Persipura Urusan Komdis Kasus Persipura Urusan Komdis Kasus Persipura Urusan Komdis Kasus Persipura Urusan Komdis Kasus Persipura Urusan Komdis
27 KOMENTAR BERITA

"Kasus Persipura Urusan Komdis"

my gravatar
rinaldi, Selasa, 30 Juni 2009, Reply

saya pikir sebagai pemerhati liga indonesia,wasit itu perlu
diberi pelatihan khusus.PSSI mesti tegas dalam menindaklanjuti
masalah tersebut.semoga sepakbola indonesia bs maju untuk kedepan
my gravatar
De prast, Selasa, 30 Juni 2009, Reply

Saya pikir mental pemain dan oficial harus dibenahi ... Kl dalam
olahraga ngambek dikedepankan,kapan majunya sepakbola...Bukan
juara sepakbola tp malah juara tinju bola.
my gravatar
Tomas, Selasa, 30 Juni 2009, Reply

Menurut saya wasit Purwanto cocoknya makan sambal terasi sama
daun singkong, dia tidak pantas jadi wasit...
my gravatar
atmo, Selasa, 30 Juni 2009, Reply

Wasit, lagi-lagi wasit. Kualitas wasit kita memang tidak memadai
untuk perhelatan akbar sekelas Liga Super maupun Copa Indonesia,
wasit kita hanya pantas memimpin pertandingan kelas "KAMPUNG".
my gravatar
mylaf, Selasa, 30 Juni 2009, Reply

yang salah pihak penyelenggara, PERSIPURA sudah merasa dirugikan
pada saat pertandingan final diselenggarakan di kandang
lawan,,ditambah handsball yang gak diakui, makanya mereka merasa
gimana gitu ....,, mogok deh!! keliatan banget cuma mau cari
untung, orientasinya bukan memajukan sepakbola sihhh...!!!
my gravatar
sule, Selasa, 30 Juni 2009, Reply

Apapun judulnya keputusan wasit seharusnya semua komponen
sepakbola Indonesia harus menghormatinya walau mengecewakan itu
baru propesional seperti kasus Barcelona vs Chelsea di semifinal
liga champion kemarin...... salam damai untuk semua
my gravatar
oneto, Selasa, 30 Juni 2009, Reply

sebagai penikmat sepak bola indo, mungkin secara garis besar
rakyat indonesia sangat kecewa khusus nya warga papua. elemen
spak bola di indonesia PSSI, BLI, banyak masalah yang sudah
terutama Penempatan Stadion sampai kepemimpinan wasit yang sangat
Kontversial. apakah wasit purwanto juga di tindak atau diberi
hukuman dengan keputusan yang sangat aneeeh!
my gravatar
indonesia, Selasa, 30 Juni 2009, Reply

WASIT SALAH, WALK OUT JUGA SALAH !!
my gravatar
zon, Selasa, 30 Juni 2009, Reply

sepenuhnya kesalahan ada pada PSSI & BLI.persipura hanya menjadi
"Korban" apa kata dunia kalo indonesia tetep kayak
gini....persepakbolaan indonesia tidak bakal ada kemajuan.
sebelum PSSI dirombak.ingat kesalahan2 wasit sudah terjadi 1 juta
kali di indonesia,.apa tindakan PSSI....he malah selalu
menyalahkan team.
my gravatar
indonesia, Selasa, 30 Juni 2009, Reply

satu lagi BLI GA BECUS !!
my gravatar
isani, Selasa, 30 Juni 2009, Reply

menunrut saya wasit purwanto belum bisa, wasit purwanto pulang
pacul sawa saja karena dia tidak cocok jadi wasit
my gravatar
santana, Selasa, 30 Juni 2009, Reply

saya setuju persipura di hukum...TAPI wasit,BLI & PSSI jg hrus
dihukum.adil dong.karena semua kesalahan di final kemarin bukan
hanya salah persipura,,,,tp semua elemen yang
disna...ADILKAN...ya wasit perlu da pendidikan dulu...tapi elemen
BLI & PSSI jg harusnya da pendidikan dlu....jngan bisanya nyuruh
pelatih berlisensi A...sedangkan yg nyuruhnya ga bisa apa
apa,aneh kan.....BRAVO SEPAK BOLA INDONESIA.
my gravatar
mepa , Selasa, 30 Juni 2009, Reply

BLK mau serahkan kasus ini ke komdis juga sama saja. tetapi wasit
purwanto itu harus di proses.
my gravatar
Mepa, Selasa, 30 Juni 2009, Reply

BLI & PSSI semuanya itu lagi tipu orang papua, mereka tidak mau
Mutiara hitam jadi memimpin persepakbolaan indonesia
my gravatar
Itin, Selasa, 30 Juni 2009, Reply

hehehe...Persipura walau tidak ikutan copa taon depan...
biarlah!!..bukannya kalian khan ud diundang jadi tim tamu di Liga
Australia musim depan??? mending ikut disana aja..skill
meningkat..dari pada maen di Liga yang bisa diintervensi gini????
koq olah raga di campur dengan politik yah...gk rugi yah???
heheheh bravo Sriwijaya; Bravo Persipura
my gravatar
Ricmon, Selasa, 30 Juni 2009, Reply

Masalah Yang kemaren sangat mengecewakan karena belom selesai 90
menit...ingat rakyat Indonesia haus dengan hiburan seperti ini,
bosan setiap hari dengar Masalah Politik saja. Dengan masalah ini
semoga seluruh komponen Sepak Bola Indonesia menjadi lebih
Dewasa.
my gravatar
O2, Selasa, 30 Juni 2009, Reply

Sdh jg yach.... mlihat partai yg dihrpkan bs menghibur slruh
penonton, ternyata brakhir dgn wo yg diklaim oleh tuan rmh sbg
juara. Aneh...Sbg Pendukung Persipura merasa dirugikan olh
pihak2 yg memiliki tampang domba tapi memiliki hati serigala,
Kasihan Persipura..... "sdh jatuh ditimpa tangga lagi".... Sdhlah
Persipura memang tdk terlalu diharapkan kiprahmu di negeri ini.
Bermain aja di luar sana... masih bisa kok. "Salam Umtukmu
Persipuraku"
my gravatar
bimmos, Selasa, 30 Juni 2009, Reply

wasit purwanto jelas pakai aturan Fifa ,tangan Tsimi tidak
bergerak(pasif)badannya saja gerak,lalu para pemain memaksa terus
menerus,mengancam gaya2 kerubutan tabrak2 wasit 10 menit lalu
dipisahkan,setelah agak lama si jeremiah meludahi baju wasit,so
minimal 3 kartu merah wajib di layangkan. Dilapangan si walikota
jayapura terus memanggil mundur pemain,tetapi beberapa pemain
belakang tetap santai merenggangkan badan tidak mengira akan W.O.
Menurut aku sebaiknya Persipura di skor 3 tahun .manager di skor
3 tahun,3 pemain di skor 3 tahun.pemain lain tidak perlu di skor
tetapi boleh kalau mau pindah klub.

Reply 2 Reply
my gravatar
johnyjack, Minggu, 05 Juli 2009

Reply komentar sedang di-review
my gravatar
nakal, Senin, 06 Juli 2009

Reply komentar sedang di-review
my gravatar
nabil, Rabu, 01 Juli 2009, Reply

mental pemain kita terbukti sangat amat payah, bisa di lihat dari
sering nya tidak puas terhadap wasit, kadang kesalahan tidak
hanya ada pada wasit, tapi juga dari mental pemain yg tidak siap
kalah dan tidak kuat dengan tekanan. meludahi dan mengerubuti
wasit adalah pelanggaran yg berat, apapun alasan nya pemain tidak
berhak seperti itu... apabila kejadian ini ada di bawah naungan
UEFA sudah pasti MR Kambu, Jeremiah, dan persipura akan di hukum
dengan sangat keras. karena mereka melanggar fair play bila
dilihat dari sudut manapun. manajemen klub pun sangat amburadul
dan terkesan "terserah" bukan nya mengarahkan pada kemajuan malah
pada kemunduran. selidiki kasus ini, hukum seberat2 nya semua
yg bersalah baik oknum maupun klub Persipura secara keseluruhan
agar menjadi contoh buat klub lain kedepan. tolong hukum
persipura, Kambu dan Jeremiah demi sepak bola indonesia. kita
tidak butuh klub dengan mental kampungan seperti ini.
my gravatar
wawan, Rabu, 01 Juli 2009, Reply

di liga apapun juga di dunia ini keputusan wasit adalah
mutlak.....itu adalah aturann ya kalo gak mau mengikuti liga mbok
ya nggak usah ikut..
my gravatar
epenka, Rabu, 01 Juli 2009, Reply

sepenuhnya kesalahan ada pada PSSI & BLI.persipura hanya
menjadi "KORBAN" PSSI & BLI + Sponsor memberi Penghargaan akhir
utk wasit PURWANTO kan mau pnsiun SEDANGKAN Sriwijaya FC memberi
HARGA RP /$$$$....semua org thu PERSIPURA team yg pantas meladeni
tem2 asia lainnya LIHAT aksi2 mrk nti di AFC...
my gravatar
gento, Rabu, 01 Juli 2009, Reply

faktor tuan rmh dlm prtndgn bola sangt besar bagi pemain krna
didukung oleh suporterx..jelas aja prspra kalah.di jayapura SFC
di bantai 4-1..BLI dan PSSI,apkh di indonesia tdk ada stadion
selain Gelora Bung Karno dan Jka Baring?bgm mau jd tuan rmh PD
klo stadion yg layak cuma 2 di indonesia..bravo Prspra
my gravatar
asgon, Rabu, 01 Juli 2009, Reply

wasit tidk punya sertifikat seharusnya di liga tarkam aja,
pengurus pssi yg bodok tdk usa di pakai aja, klu mau sepak
bola-bolaan indonesia maju jgn pakai org2 bodok dlm arganisasi
sepaka bola dan wasit kampungan. gimana indonesia mau jd tuan
rumah piala dunia klu pengurusnya bodok smua emangnya gak ada org
lain selain si koruptor nurdin halik, jgn mimipi di siang bolong
bung!!! indonesia gak akan masuk maupun jd tuan rumah piala
dunia, kompetisi boleh dijadikan lahan bisnis, tapi ingat jgn
aturan juga di jadikan lahan bisnis2 hehehe....... emangnya gak
ada lahan pekerjaan selain jadi mafia wasit dan koruptor pssi
??????????????????????
my gravatar
frans, Jumat, 10 Juli 2009, Reply

KePutusaN harus adil, KEPADA PSSI, Bli, WASIT, dan Pemain Jangn
Klub..Bravo Deltras
my gravatar
jawara, Selasa, 14 Juli 2009, Reply

kalau ente pada nyalahin wasit baiknya ente pada jadi wasit
aja!!!!ya,bangun dong mentalnya biar siap kalah jangan emosi
terusssss kayak anak gue aje ngambek
my gravatar
RUIZ, Sabtu, 25 Juli 2009, Reply

Daripada beradu prinsip, fenomena dll, lebih baik relakan dan
terima saja hukuman untuk tim Persipura.Supaya tidak lagi
bermasalah dimasa mendatang mari kita buat pooling apakah setuju
apabila Perispura bergabung saja dengan Liga Australia.Mungkin
lebih baik bagi PSSI dan Nurdin Halid.
my gravatar
nanda, Sabtu, 15 Agustus 2009, Reply

Saya rasa wasit yang memimpin pertandingan pada saat itu sedikit
dipaksakan karena dah mau pensiun, akhirnya hasilnya ya....gitu
dhe............h untuk ke depan jangan gitu la...menurut saya
komisi disiplin juga harus adil jangan hanya menyalahkan
Persipura karena dia bukan satu-satunya biang kerok...
 
KIRIM KOMENTAR
*Isikan kotak isian dengan lengkap.
Nama
Email
Isi pesan
 
 



Berita Terbaru
 Mourinho Tak Terobsesi Gelar Lagi
Jumat, 03 September 2010 14:14 WIB
 Indonesia Lawan Brasil Diundur November
Jumat, 03 September 2010 14:11 WIB
 Turnamen IIC 2010
Hadapi SFC, Persiwa Turunkan Tiga Pemain Asingnya

Jumat, 03 September 2010 13:27 WIB
 Manajer EPL Akan Bantu Capello
Jumat, 03 September 2010 12:05 WIB
 Estonia Hadirkan Ujian bagi Italia
Jumat, 03 September 2010 11:11 WIB
 Abanda Berlabuh di Persema
Jumat, 03 September 2010 11:05 WIB
 Persahabatan
Timnas Indonesia Kalahkan Persita 4-1

Jumat, 03 September 2010 10:28 WIB
Berita FUTSAL Biangbola.com
 
 
Indovisi.com