Pelatih Bayern Muenchen, Ottmar Hitzfeld, mengaku senang mewariskan tim juara kepada penerusnya, Juergen Klinsmann, yang akan mulai bertugas di musim depan pasca mengamankan gelar juara Bundesliga untuk ke-21 kalinya bagi tim Bavaria itu. Kepastian Bayern juara diperoleh meski hanya bermain imbang 0-0 dengan tuan rumah VfL Wolfsburg di hari Minggu (4/5). Modal itu sudah cukup bagi Hitzfeld untuk menyerahkan kursinya per 1 Juli nanti kepada Klinsmann, pelatih yang membawa Jerman menjadi juara ketiga Piala Dunia 2006.
"Ini musim yang unik sebab harapan begitu tinggi," kilah Hitzfeld setelah Bayern menghabiskan 69 juta euro untuk membangun tim juara setelah musim lalu hanya menempati posisi keempat Bundesliga.
"Klub merogoh kocek sangat dalam, jadi tekanannya begitu hebat. Tapi setelah juara, rasanya semua itu sangat pantas. Saya gembira karena bisa kembali menjadi nomor satu di Jerman.
"Saya juga senang karena mewariskan tim juara ini kepada Klinsmann. Tim ini mampu untuk kembali juara di musim depan," sergah pelatih yang akan menangani tim nasional Swiss pasca Euro 2008 ini.
Manajer umum Uli Hoeness mengaku sudah menyiapkan pesta besar saat kompetisi berakhir pada 17 Mei nanti ketika menjamu Hertha Berlin di Allianz Arena sekaligus merayakan gelar juara liga dan Piala Jerman.
Satu-satunya target yang lepas dari raihan Bayern adalah Piala UEFA. Bayern disingkirkan tim pembunuh raksasa asal Rusia, Zenit St. Petersburg, di semifinal dengan skor agregat 5-1. Namun kegagalan itu tak membuat Bayern kehilangan pujian dari berbagai pihak di Jerman.
"Ini musim yang fantastis. Tim sudah mencapai hal besar dan kami puas," kata Ketua Bayern, Karl-Heinz Rummenigge.
"Bayern pantas juara. Mereka memimpin liga sejak hari pertama dan itu jarang terjadi. Kami banyak keluar uang untuk belanja pemain, tapi hal itu terbayar lunas. Terima kasih kepada Tuhan," sahut presiden klub, Franz Beckenbauer. (Hdn/AFP)
|