Liga Profesional Spanyol (LFP) akhirnya memutuskan tidak jadi melakukan aksi mogok atas rencana kenaikkan pajak penghasilan bagi pekerja asing yang akan diberlakukan pemerintah setempat.
Setelah melakukan pertemuan dengan pengurus 42 klub dua divisi teratas di Madrid, LFP sepakat menarik ancaman mogok pada saat ini.
Sebagai gantinya, LFP akan membentuk komisi yang terdiri dari presiden Real Madrid Florentino Perez, presiden LFP dan tiga petinggi klub lain.
Komisi ini nantinya akan melakukan dialog dengan pihak pemerintah seputar masalah pajak penghasilan bagi pekerja asing yang dinaikkan mulai tahun 2010. Pertemuan lanjutan masih akan digelar LFP pada 19 November untuk membahas kemajuan yang telah dicapai.
Pemerintah Spanyol akan meningkatkan pajak penghasilan bagi pekerja asing yang tiba di tanah 'Matador' mulai tahun 2010 dan seterusnya. Kelak pekerja asing yang mendapatkan gaji di atas 600.000 euro per tahun mengalami kenaikkan pajak penghasilan dari 24 persen menjadi 43 persen.
Peraturan baru ini akan mengubah apa yang disebut "Hukum Beckham", yang dinamakan mengacu pada mantan gelandang Real Madrid David Beckham, yang disetujui tahun 2002.
Reformasi sistem pajak yang baru ini dinilai LFP akan membuat para pemain bintang ogah bermain di La Liga akibat besarnya pajak penghasilan sehingga mereka merasa perlu untuk mencegahnya.
Peraturan baru yang akan diterapkan mulai Januari 2010 itu sebenarnya tidak akan berdampak pada sejumlah pemain bintang dengan gaji tinggi yang memang sudah bermain di Spanyol seperti Cristiano Ronaldo, Kaka, Lionel Messi atau Zlatan Ibrahimovic.
(Tho/Reuters)
Bookmark berita ini (Ctrl+D):
0 KOMENTAR BERITA
"LFP Tak Jadi Mogok"
Komentar Berita masih kosong.
KIRIM KOMENTAR *Isikan kotak isian dengan lengkap.