Salah satu mantan pemain legendaris AC Milan
Leonardo memperingatkan koleganya Alexander Pato, kalau ia tidak
bekerja keras di sesi latihan rutin maka posisinya untuk menembus skuad
utama tidak akan pernah dapat terjadi. Pemain berusia 18 tahun itu
sebelumnya didatangkan oleh Milan dari klub Internacional dengan nilai
transfer mencapai 10 juta pound, namun performanya jauh dari yang
diharapkan saat Olimpiade di Beijing sebulan lalu. "Mental juara masih
ia miliki, namun ia harus memahami persepakbolaan Italia apabila ingin
tetap berada di pentas Serie A selama kurun waktu 10 tahun dan oleh
karena itu ia harus benar-benar 100 persen dari setiap kali
penampilannya," ungkap Leonardo, yang kini memegang jabatan sebagai
direktur klub Milan. "Ia harus berlari, bertarung, berpacu dengan
keras di sesi latihan, serta yang terpenting mendengar apa yang pelatih
inginkan dan juga masukan dari rekan-rekan lainnya." Kebugaran Pato
memang digaris-bawahi oleh Milan, namun Leonardo kini tidak hanya
menilai dari segi tersebut saja melainkan keseluruhan. "Secara fisik
dan kebugaran ia tidak memiliki persoalan, demikian juga dengan sisi
psikologinya. Ia senang dengan keberadaan skuad saat ini dan juga
bekerja keras. Direktur klub mencoba untuk mendekatinya secara
personal. "Pato merupakan salah satu anggota terpenting di klub ini
dan kami pun juga mempercayakan penuh kepadanya." Pemain berjuluk The Duck itu harus meningkatkan
penampilannya, setelah kompetisi ketat terjadi di San Siro seiring
dengan kehadirannya Ronaldinho, Andriy Shevchenko dan Marco Borriello.
"Saya pikir motivasi ini sangat baik untuknya, dan juga bagi
pemain-pemain lainnya di lini depan," tambah Leonardo. "Kami tidak
memiliki pilihan yang cukup banyak di lini depan, sebagaimana pelatih
Carlo Ancelotti menyadari hal ini dan berkat kami sangat senang dengan
kondisi skuad secara keseluruhan." (Win/Channel4)
|