Lille meneruskan keangkeran kandangnya, Stadion Nord Lille Metropole, dengan menekuk Liverpool 1-0 pada leg pertama 16 besar Liga Europa, Kamis (11/3). Lille hanya sekali menuai kekalahan dalam 16 laga kandang Eropanya. Di Liga Europa musim ini, skuad Rudi Garcia, bekas asisten Rafa Benitez di Valencia, sudah memenangi lima dari enam partai kandangnya.
Untuk melawan Liverpool, Lille juga punya catatan gol terbanyak kedua setelah Werder Bremen dengan jumlah 18 gol.
Namun demikian, Liverpool mampu menguasai permainan meski sempat terancam lebih dulu melalui tembakan rendah Yohan Cabaye pada menit pertama.
The Reds seharusnya bisa mencetak gol pada menit ke-26 jika Ryan Babel mampu menyelesaikan kerjasamanya dengan Fernando Torres lebih jitu. Sepakan pemain Belanda itu berhasil dihadang kaki kiper Mickael Landreau yang sudah salah posisi.
Kegagalan mencetak gol juga dialami Torres sesaat menjelang turun minum. Kali ini, tandukan penyerang Spanyol itu dimentahkan Landreau yang memang bermain apik di laga ini.
Landreau kembali beraksi menggagalkan peluang Liverpool dengan menahan tembakan rendah Babel pada menit ke-60.
Berulang kali gagal, Liverpool mulai frustrasi. Akibatnya, pasukan Benitez menuai tekanan deras Lille dalam 15 menit terakhir. Malangnya, Lille sering mencetak gol di masa ini. 10 dari 18 golnya di Liga Europa terjadi di masa 15 menit pamungkas.
Dan statistik itu kembali terulang kala laga tersisa lima menit. Kali ini tembakan bebas Eden Hazard gagal dibendung kiper Pepe Reina untuk skor 1-0.
Sementara di laga lainnya, Atletico Madrid gagal memanfaatkan laga kandangnya sehingga dipaksa bermain tanpa gol oleh Sporting Lisbon yang menyelesaikan laga dengan sembilan pemain. (Hdn)
|