Legenda sepakbola Argentina, Diego Armando
Maradona, bergabung dengan partai politik Peronist dan mendapat nomor
registrasi 10 yang menyesuaikan nomor punggung kostum yang selalu
dikenakan selama karir bermainnya. "Kami memberinya nomor 10,"
ujar walikota Ezeiza, Propinsi Buenos Aires, Alejandro Santiago
Granados, yang merupakan petinggi partai yang didirikan oleh Juan
Domingo Peron pada tahun 1945 dan terus mendominasi peta politik
Argentina.
Kebetulan, Maradona yang kini berusia 37 tahun dan menjadi kapten
ketika Argentina menjuarai Piala Dunia 1986 di Meksiko, tinggal di kota
Ezeiza.
"Ayah Maradona adalah pendukung partai Peronist dan itu sebabnya dia
(Maradona, Red.)
bilang akan senang sekali jika bisa menunjukkan keanggotaannya kepada
sang ayah. Seluruh keluarganya adalah simpatisan Peronist" imbuh
Granados kepada stasiun tv C5N.
Maradona selama ini tak pernah berbicara soal aliran politiknya. Namun
dalam beberapa tahun terakhir, dia menunjukkan dukungannya kepada
Peronist dan beberapa presiden dari partai itu.
Mantan pemain Napoli dan Barcelona itu justru dekat dengan politikus
sayap kiri (komunis) seperti Presiden Venezuela, Hugo Chavez, dan
mantan penguasa Kuba, Fidel Castro. Adapun mantan Presiden Argentina,
Nestor Kirchner, menyambut gembira bergabungnya Maradona dalam tugas
pertamanya sebagai pemimpin partai Peronist.
"Nomor keramat 10 adalah milik Maradona. Kami menerimanya dengan
tangan terbuka. Terima kasih, Diego. Anda adalah wakil masyarakat,"
tukas Kirchner, yang istrinya, Cristina Fernandez, kini menjadi
pemimpin tertinggi Argentina. (Hdn/Guardian)
|