Meksiko berhasil memenuhi ambisinya untuk meraih gelar juara ketiga Copa America setelah menekuk 10 pemain Uruguay 3-1 di Stadion Olimpico Caracas, Sabtu (14/7).
Meksiko terpaksa bermain di perebutan gelar juara ketiga setelah di semi-final dihantam Argentina 0-3, sedang Uruguay dikalahkan Brasil lewat adu penalti.
Dalam pertandingan ini sendiri baik Uruguay dan Meksiko bermain keras. Terbukti Uruguay harus bermain dengan 10 pemain sejak pertengahan babak pertama setelah kapten Diego Lugano menerima kartu merah.
Sejak peluit awal dibunyikan kedua tim sama-sama menerapkan permainan menyerang dan mampu melahirkan sejumlah peluang berbahaya.
Akan tetapi Uruguay yang berhasil unggul terlebih dulu tepatnya di menit ke-21 melalui ujung tombaknya Sebastian Abreu. Mendapat umpan mantang dari sayap kiri, Abreu dengan sigap menanduk bola yang tak dapat dijangkau kiper Guillermo Ochoa.
Selang dua menit kemudian, Meksiko nyaris saja menyamakan kedudukan andai saja tendangan voli yang dilepaskan Ramon Morales tidak ditepis penjaga gawang Fabian Carini.
Pada menit ke-36, Uruguay harus bermain dengan 10 pemain setelah Lugano mendapat kartu merah karena menyikut Gerardo Torrado.
Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga, selain harus bermain dengan 10 pemain, Uruguay juga dihukum penalti. Eksekusi yang dilakukan Cuauhtemoc Blanc berhasil memperdaya Carini.
Di babak kedua Meksiko berhasil memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dan mampu mengusai jalannya pertandingan dengan dimotori Nery Alberto Castillo.
Uruguay sendiri bukannya tidak memberikan perlawanan sebab beberapa kali aksi-aksi dari Diego Forlan dan Abreu kerap merepotkan lini belakang Meksiko.
Gol yang ditunggu-tunggu Meksiko akhirnya tercipta pada menit ke-68. Tendangan keras Omar Bravo tak dapat dijangkau Carini dan mengubah skor menjadi 2-1.
Hanya berselang delapan menit kemudian, lubang di pertahanan Uruguay mampu dimaksimalkan pemain pengganti Andres Guardado untuk menambahkan keunggulan Meksiko melalui tendangan jarak jauh.
(Tho)