PSPS Pekanbaru sukses melumat sepuluh pemain Persiwa Wamena lima gol tanpa balas dalam lanjutan Liga Super Indonesia di Stadion Khaharuddin Nasution, Rumbai, Rabu (10/3).
Kelima gol tim berjuluk "Asykar Bertuah" itu masing-masing dilesakkan Herman Dzumafo (17), April Hadi (47 dan 62), dan Isnaini (53 dan 66).
Dengan kemenangan ini PSPS naik dua tingkat ke posisi sepuluh dengan raihan 29 poin. Sementara bagi Persiwa, kekalahan ini membuat mereka masih terpaku di posisi delapan dengan 31 poin.
Menanggapi kemenangan ini, pelatih PSPS, Abdurrahman Gurning mengaku puas melihat penampilan anak asuhnya.
"Saya puas anak-anak main dengan semangat," katanya, Rabu (10/3).
"Saya kira gol April Hadi dari belakang dan sayap, membuat anak-anak semangat. Ini tambah modal bagi kami untuk menghadapi Persipura nanti,” lanjutnya.
Kekecewaan justru menghinggapi pelatih Persiwa, Zainal Abidin yang menilai kepepimpinan wasit Yandri tak adil terkait kartu merah yang diberikan kepada Kono Christian satu menit sebelum jeda karena melakukan pelanggaran keras dari belakang terhadap Ade Chandra.
"Kartu merah membuat anak-anak jatuh. Itu mestinya tidak pantas," ujar Zaenal.
"Anak-anak sudah maksimal. Kondisi lapangan juga membuat mereka kaku," tutupnya.
Di laga lainnya, Persela Lamongan kembali gagal meraih kemenangan usai ditahan imbang tanpa gol tamunya PSM Makassar di Stadion Surajaya.
Meski manajemen tak akan memecat pelatih Persela, Widodo C. Putra, namun dengan hasil ini tentunya tuntutan "LA Mania" agar mantan pemain Timnas Indonesia itu dipecat, akan semakin kencang.
Persela kini tetap di posisi 11 dengan 29 poin. Meski belum mampu mengangkat PSM dari peringkat 15, namun tambahan satu angka ini membuat anak asuh pelatih anyar Tumpak Sihite itu sukses mendapat bonus Rp. 100 juta dari manajemen karena berhasil mendapat emapt poin dalam dua laga.
Sebelumnya, "Juku Eja" mampu mempermalukan Persijap Jepara 1-0 lewat gol tunggal Diva Tarkas.