Atletico Paranense menjadi satu-satunya wakil Brasil yang tersisa di kompetisi Copa Sudamericana setelah menyingkirkan tim elite Argentina, River Plate, Jumat (13/10). Bermain di Arena da Baixada Curitiba, Atletico bermain imbang 2-2 dengan River dan memastikan diri lolos ke perempat final dengan agregat 3-2. Pada pertemuan pertama di kandang River, Paranaense justru berhasil menang 1-0. Di perempat final nanti, Paranaense akan menghadapi wakil Uruguay, Nacional, yang menghempaskan raksasa Argentina lainnya, Boca Junios. Nacional lebih dulu menjadi tuan rumah tanggal 25 Oktober dan pada 1 November giliran Paranaense menjadi tuan rumah. Tampil di hadapan pendukungnya sendiri, Jancarlos membawa Paranaense unggul di menit ke-40 ketika tendangan bebasnya menusuk ke gawang tanpa bisa dihalau kiper German Lux. Namun 10 menit memasuki babak kedua, River sukses menyamakan kedudukan 1-1 melalui tendangan penalti Marcelo Gallardo pasca dijatuhkannya Ernesto Farias oleh kiper Paranaense, Cleber. Sembilan menit sebelum laga usai, Jancarlos kembali menggetarkan jala Lux dan sekaligus membawa Paranaense unggul 2-1. Namun fokus Paranaense saat unggul kembali melemah dan berhasil dimanfaatkan oleh Danilo Gerlo untuk menyamakan kedudukan 2-2 hanya tiga menit berselang. Beruntung sempitnya waktu tersisa membuat River gagal mencari gol penentu kemenangan guna meloloskan diri. Pelatih River Daniel Passarella sendiri tak bisa menurunkan sejumlah pemain utama di laga penting ini. Adapun keberhasilan Paranaense lolos ke perempat final juga membuka peluang mereka untuk menjuarai Copa Sudamericana. Pasalnya, selain menjadi satu-satunya wakil Brasil tersisa, belum pernah ada tim Brasil yang menjadi juara di Sudamericana, kompetisi antar klub sekelas Piala UEFA Eropa yang sudah memasuki tahun kelima. (Hdn/AP)
|