Parma secara mengejutkan mengambil keputusan untuk memecat pelatih Hector Cuper dengan hanya satu pertandingan tersisa di musim ini.
Cuper baru dua bulan lalu menjadi pelatih Parma, yang ketika itu berjuang untuk menjauh dari zona degradasi dengan berada satu tingkat diatas zona merah.
Dibawah kepelatihan pria berusia 52 tahun tersebut, Parma meraih dua kemenangan, tiga hasil imbang dan lima kali kekalahan. Namun mereka juga turun satu tingkat ke peringkat 18.
Mereka akan menjamu Inter Milan di laga terakhir musim ini dengan mengharapkan kemenangan untuk tetap bertahan di Serie A.
Pekan lalu mereka sempat memimpin 1-0 atas Fiorentina, namun akhirnya takluk 1-3, sedangkan Catania, rival terdekatnya, berhasil menahan imbang tuan rumah Juventus 1-1.
Apabila Catania mampu mengalahkan AS Roma di laga terakhir nanti, maka Parma dipastikan terdegradasi.
Cuper menggantikan Domenico di Carlo, yang menangani Parma sejak awal musim dan hanya meraih lima kemenangan dalam 27 laga.
Cuper sebelumnya pernah menangani Inter dari tahun 2001 hingga 2003. ia pernah membawa Real Mallorca ke final Copa del Rey dan Piala Winners sebelum membawa Valencia ke final Liga Champions selama dua kali beruntun.
Akan tetapi, terlepas dari kesuksesannya, pelatih asal Argentina itu tidak pernah meraih satu pun trofi dalam karir kepelatihannya.
Presiden Parma Thommaso Ghirardi mengatakan Cuper akan digantikan oleh pelatih tim junior Andrea Manzo.