Sorakan penghinaan terhadap wasit mewarnai kompetisi Liga Belanda hari Sabtu (20/2) saat NAC Breda dipukul Utrecht dan Heerenveen membungkam RKC Waalwijk.
Utrecht yang menjadi tim tamu membuka kemenangan 2-0 lewat gol Nana Asare pada menit ke-25. Tiga menit kemudian NAC kehilangan Anthony Lurling yang dikartu merah wasit Bjorn Kuipers setelah melanggar Jacob Lensky.
Keputusan wasit yang mengeluarkan Lurling disambut cercaan hebat dari suporter tuan rumah sehingga Kuipers menghentikan laga sejenak.
Dan setelah laga dilanjutkan, NAC tak kunjung bisa mencetak gol balasan. Sebaliknya Utrecht mampu mengemas gol kedua ketika laga tersisa empat menit melalui Dries Mertens.
Pelecehan pada wasit juga terjadi di saat Heerenveen memukul tuan rumah Waalwijk 2-1. Keputusan wasit Bas Nijhuis yang memberi hadiah penalti kepada Heerenveen dalam kedudukan imbang 1-1 dengan alasan handball membuat suporter Waalwijk berang.
Akibatnya laga harus terhenti selama 10 menit guna memberi kesempatan pada pihak keamanan mengendalikan situasi. Hadiah penalti sendiri dimanfaatkan Gerald Sibon untuk skor kemenangan 2-1.
Sementara itu juara bertahan AZ Alkmaar gagal mempertahankan keunggulan sehingga dipaksa bermain 3-3 oleh tuan rumah Venlo.
Alkmaar memimpin lebih dulu melalui gol Pontus Wernbloom di babak pertama. Setelah berhasil dibalas Adil Auassar, Alkmaar tak tertahankan untuk melaju 3-1 melalui gol Simon Poulsen dan Mounir El Hamdaoui.
Namun Venlo tak mau menyerah di depan publiknya. Berkat permainan gigih, Venlo sukses menyamakan kedudukan 3-3 melalui gol Ruben Schaken dan Michael Uchebo. (Hdn/SL)
Bookmark berita ini (Ctrl+D):
0 KOMENTAR BERITA
"Pelecehan Wasit Warnai Liga Belanda"
Komentar Berita masih kosong.
KIRIM KOMENTAR *Isikan kotak isian dengan lengkap.