Pelatih Real Madrid Manuel Pellegrini tidak berniat untuk mengundurkan diri dari jabatannya meski gagal meloloskan Madrid ke babak perempatfinal Liga Champions.
Walau sudah mengumpulkan sejumlah pemain bintang, Madrid dinihari tadi harus menelan pil pahit untuk keenam kalinya secara beruntun tersingkir di knock-out Liga Champions ronde pertama.
Madrid tersingkir setelah cuma mampu bermain imbang 1-1 kala menjamu raksasa Prancis Olympique Lyon sehingga secara agregat kalah 2-1.
Kegagalan Madrid ini membuat Pellegrini terancam bakal dipecat karena presiden Los Blancos Florentino Perez diketahui ingin sekali memenangi Liga Champions musim ini. Madrid kini cuma bisa meraih gelar juara La Liga karena sebelumnya sudah tersingkir di Copa del Rey.
Meski telah gagal mengemban misi dari Perez, Pellegrini menegaskan tidak berniat mundur dari jabatannya dan menyerahkan masa depannya kepada manajemen tim.
"Saya tidak akan mundur. Ini kekalahan yang menyakitkan tapi saya tidak akan pergi. Kita harus bertanya kepada direktur mengenai ini (masa depannya di Madrid)," ujar Pellegrini.
"Kami akan senang untuk memenangi segalanya tahun ini tapi sekarang kami menemukan diri kami tersingkir dari dua kompetisi, meskipun kami memimpin klasemen di La Liga."
"Orang pertama yang bertanggung jawab atas eliminasi ini adalah pelatih. Tapi kami harus bangkit dan memenangi La Liga seperti Fabio Capello dan Bernd Schuster lakukan. Harapan semua orang kita ada di final dan tersingkir lebih dini jauh lebih menyakitkan karena alasan itu," tegas Pellegrini.
(Tho/AFP)
tenang madrid...
aku tau km ga ingin BARCA jd juara.
sebagai tifosi INTER MILAN SEJATI SAMPE MATI,kami berjanji akan merengkuh juara liga champion dan akan mempersembahkannya kpda mu....
I LOVE INTER...
MADRID...KAMI MENDUKUNGMU!!!!!!