Biangbola.com
Berita Hari Ini | Layanan SMS | Futsal |
Specs
Pemain Inggris Terlalu Cepat Menjadi Manajer
[Senin, 25 Februari 2008 16:01, BIANGBOLA],   0 komentar

Mantan pelatih Liverpool, Gerard Houllier, menilai para pesepakbola Inggris terlalu cepat masuk ke dalam jajaran manajemen tim atau klub. Houllier merujuk Bryan Robson, Stuart Pearce dan Gareth Southgate yang kini menduduki jabatan pelatih di klub dan tim nasional yunior.

"Di Prancis, anda tak akan serta merta menjadi manajer setelah pensiun dari karir bermain. Perusahaan besar pun tak akan berani menunjuk seseorang tanpa pengalaman menjadi manajer. Tapi di sepakbola Inggris, itu yang terjadi," ujar Houllier kepada Inside Sport.

Menurut pelatih berusia 60 tahun itu, ada perbedaan peran mendasar antara menjadi pemain dengan manajer. "Saat menjadi pemain, anda berpikir soal diri sendiri dan karir anda. Sedangkan pelatih dibekali visi klub atau tim dan berpikir soal strategi."

Jadi, lanjutnya, setiap tim yang memercayakan peran manajer kepada para eks pemain harus memupuk skill manajerial dan tidak membebani tanggung jawab lebih banyak.

"Inggris adalah negara besar sepakbola. Tapi budaya mereka bukanlah mengembangkan pelatih. Buat saya, Bryan, Stuart atau Gareth akan jauh lebih baik jika lebih dulu menjalani karir sebagai asisten pelatih dan bukan pelatih utama," tegasnya.

Houllier memberi contoh dirinya sendiri dalam menjalani karir pasca bermain. Dia menjadi pelatih sekaligus pemain saat masih berusia 20-an di klub Le Touquet. Kemudian dia pindah ke Arras sebagai pelatih tim yunior dan menjadi pelatih kepala di Noeux-les-Mines sebelum menangani tim besar Lens dan membawanya promosi ke Ligue 1 serta ikut Piala UEFA.

Kenikmatan karir diraihnya saat menukangi Paris Saint Germain dan tim nasional Prancis meski kemudian gagal meloloskannya ke Piala Dunia 1994 Amerika Serikat.

Setelah itu, dia menyeberang ke Inggris dan menangani Liverpool dengan hasil enam trofi juara -- Piala Liga dua kali, Piala FA, Piala UEFA, Piala Super UEFA dan Charity Shield -- dalam lima tahun masanya di Anfield.

Meninggalkan Liverpool pada tahun 2004, Houllier pulang kampung dan mengantar Olympique Lyon meraih dua gelar juara Ligue 1. Kini, dia menjadi direktur tehnik Federasi Sepakbola Prancis yang berkantor di Clairefontaine. (Hdn/BBC)



Bookmark berita ini (Ctrl+D): Pemain Inggris Terlalu Cepat Menjadi Manajer Pemain Inggris Terlalu Cepat Menjadi Manajer Pemain Inggris Terlalu Cepat Menjadi Manajer Pemain Inggris Terlalu Cepat Menjadi Manajer Pemain Inggris Terlalu Cepat Menjadi Manajer Pemain Inggris Terlalu Cepat Menjadi Manajer Pemain Inggris Terlalu Cepat Menjadi Manajer Pemain Inggris Terlalu Cepat Menjadi Manajer
0 KOMENTAR BERITA

"Pemain Inggris Terlalu Cepat Menjadi Manajer"


Komentar Berita masih kosong.

 
KIRIM KOMENTAR
*Isikan kotak isian dengan lengkap.
Nama
Email
Isi pesan
 
 



Berita Terbaru
 Kuranyi Antar Schalke ke Puncak
Sabtu, 13 Maret 2010 05:25 WIB
 Catania Gilas Inter
Sabtu, 13 Maret 2010 05:01 WIB
 Liverpool Tak Mau Kalah Lagi
Sabtu, 13 Maret 2010 02:43 WIB
 Ribery Menyusul Gomez
Sabtu, 13 Maret 2010 01:23 WIB
 Woodgate Jalani Operasi di Australia
Sabtu, 13 Maret 2010 00:47 WIB
 Rangnick Takkan Tinggalkan Hoffenheim
Sabtu, 13 Maret 2010 00:21 WIB
 Media Spanyol Soroti Higuain dan Kaka
Jumat, 12 Maret 2010 23:38 WIB
Berita FUTSAL Biangbola.com
 
 
Indovisi.com