Biangbola.com
Berita Hari Ini | Layanan SMS | Futsal |
Specs

Timnas Indonesia U-23 dipermalukan tamunya Timnas Malaysia U-23 dengan skor 1-3 dalam laga persahabatan di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Senin (9/11) sore tadi.

Pada laga persahabatan ini, kedua tim menurunkan skuadnya akan bertanding di SEA Games 2009, Laos, Desember mendatang.

Sayang, di pertandingan ini, wasit Setiyono yang memimpin jalannya pertandingan, mengeluarkan tiga karu merah. Dua kartu merah diberikan untuk tuan rumah yakni Sultan Sama dan Johan Juansah, sedangkan satu kartu merah diberikan kepada pemain Malaysia, Muhammad Faisal karena saling adu pukul dengan Sultan Sama.

Ketiga gol Malaysia masing-masing dicetak M. Amri Yahya (menit ke-28), Baddrul Bahtiar (menit ke-31), dan Safiq Rahman melalui tendangan penalti (menit ke-34). Sementara satu-satunya gol Indonesia tercipta melalui eksekusi penalti Sultan Sama.

Sebenarnya Indonesia mampu memperkecil kedudukan menjadi 2-3 jika saja penalti kedua yang dilakukan kapten tim, Toni Sucipto, di menit ke-90 berbuah gol.

Dengan kekalahan ini, berarti "Garuda Muda" sudah takluk dua kali setelah sebelumnya pada 13 Juni lalu kalah tipis 0-1 saat main di Malaysia.

Menanggapi kekalahan ini, pelatih Indonesia asal Uruguay, Alberto Rica, justru tak menyalahkan anak asuhnya. Ia justru menyalahkan pemilik klub yang selalu menunda-nida jika ada pemanggilan pemain untuk pelatnas.

"Indonesia beda dengan Malaysia. Pemain mereka patuh kalau dipanggil untuk tim nasional. Sementara pemain kita untuk pemanggilan pemain ke tim nasional prosesnya bisa panjang karena harus izin dulu dengan klub pemilik,” ujarnya.

"Meski kalah, saya optimistis masih bisa merebut target semifinal di SEA Games nanti,'' pungkasnya.

Sementara itu menanggapi permainan kasar yang diperagakan Indonesia, pelatih Malaysia, Rajagopal, mengaku sangat kecewa. Bahkan ia memprediksi jika tim besutan Rica itu, tak akan mampu bersaing dengan negara-negara ASEAN lainnya jika tetap memainkan permainan seperti itu.

"Kami datang kesini untuk bermain, bukan bersitegang dengan wasit atau pemain. Jika Indonesia masih bermain seperti ini, saya prediksi akan sulit untuk dapat bersaing dengan negara-negara ASEAN lainnya pada tahun-tahun mendatang," kata Gopal.

"Jika begini, sepakbola Indonesia sendiri yang rugi. Karena berkat permainan kasar ini, membuat saya mengarahkan pemain untuk tampil ala kadarnya saja agar tidak cedera. Padahal, tujuan dari uji coba untuk mengukur kemampuan dan kekuatan dari masing-masing tim menjadi tidak tercapai," tambahnya.

Gopal pun menilai, Indonesia memiliki banyak pemain muda berbakat, namun sikap yang selalu memprovokasi wasit apabila disentuh langsung jatuh (diving), membuat permainan menjadi tidak menarik. Padahal, semua itu sudah ada aturannya di sepakbola, jadi tak boleh melakukan hal-hal yang tak perlu.

"Terlepas dari semua kekecewaan ini, saya tetap mengucapkan terima kasih terhadap PSSI yang memberikan kesempatan kepada kami untuk beruji tanding. Uji coba ini tetap penting untuk persiapan kami berlaga di Piala Asia dan SEA Games nanti," tutup Gopal.

(Edp)



Bookmark berita ini (Ctrl+D): <font size='1', color=red>Persahabatan Timnas U-23</font><BR>Malaysia Kalahkan Sembilan Pemain Indonesia <font size='1', color=red>Persahabatan Timnas U-23</font><BR>Malaysia Kalahkan Sembilan Pemain Indonesia <font size='1', color=red>Persahabatan Timnas U-23</font><BR>Malaysia Kalahkan Sembilan Pemain Indonesia <font size='1', color=red>Persahabatan Timnas U-23</font><BR>Malaysia Kalahkan Sembilan Pemain Indonesia <font size='1', color=red>Persahabatan Timnas U-23</font><BR>Malaysia Kalahkan Sembilan Pemain Indonesia <font size='1', color=red>Persahabatan Timnas U-23</font><BR>Malaysia Kalahkan Sembilan Pemain Indonesia <font size='1', color=red>Persahabatan Timnas U-23</font><BR>Malaysia Kalahkan Sembilan Pemain Indonesia <font size='1', color=red>Persahabatan Timnas U-23</font><BR>Malaysia Kalahkan Sembilan Pemain Indonesia
11 KOMENTAR BERITA

"Persahabatan Timnas U-23
Malaysia Kalahkan Sembilan Pemain Indonesia"

my gravatar
said, Senin, 09 November 2009, Reply

ah gopal team kamu jangan tllu manja. team level dunia kyk italia
sj mainnya aduh minta ampun. wajar timnas indonesia u-23 kalah
karna yang main bukan pilihan rakyat indonesia.
my gravatar
Bobrok, Senin, 09 November 2009, Reply

makanya jgn hny main sama wong kampung ya begini nih hslnya spt
permainan liga tarkam alias antar kampung saling adu jotos kyk ga
pernah sekolah sj!! malu maluin!!!!

Reply 1 Reply
my gravatar
candrac, Rabu, 11 November 2009

Reply komentar sedang di-review
my gravatar
sotoy, Senin, 09 November 2009, Reply

payahh...dimana2 kalah mulu gk yunior gak senior...cuapek
deChhhhh.......
my gravatar
Kenya, Selasa, 10 November 2009, Reply

TIM NAS butut, minim prestasi, eh malu2 in brantem.. Udah kalah
gk tau diri lagi. Sanksi tuh pemain yg malu2in negeri ini, udah
negeri ini tercoreng masalah korupsi, eh pemain TIMNAS gak
sportif MALU2IN AJJA.. PECAT TUH DR TIMNAS KYK YG GK DA PEMAIN LG
AJA
my gravatar
klepon, Selasa, 10 November 2009, Reply

jangan percaya..justru pmain malingsia yg mainnya
kampungan.pemain indonesia ada yg dipukulin rame2 ma pemain
malingsia..tapi wasit diem aje..gue liat di sendiri di
streaming.buat gopel seharusnya lo yg introspeksi diri pmain lo
cocoknya jd petinju bkn main bola..bravo indonesia ganyang
malingsia
my gravatar
Jojon, Selasa, 10 November 2009, Reply

Mendingan pecat pengurus PSSI karena PSSI kalah melulu...Tim U19,
U23, Senior kalah padahal U19 sudah berlatih 2 tahun di uruguay
tapi tetep kalah
my gravatar
bagus_rifani, Selasa, 10 November 2009, Reply

Knapa ya Timnas miskin prestasi apa nya yg salah,tolong dong
kpada PSSI intropeksi diri biar Timnas kembali lagi jaya....kalau
bisa phiter white aja lgi pelatihnya biar kaya kemaren lagi main
nya..trims.
my gravatar
papy, Selasa, 10 November 2009, Reply

pemain indonesia kebanyakan makan singkong jadi lemes... makan
itu roti ama susu, biar sehat.... tapi tetep cayo biat
indonesia...,
my gravatar
bandungkritikus, Selasa, 10 November 2009, Reply

ini mau bagaimana? U 19 dibantai jepang , U 23 di permalukan
malingsia , Timnas Senior abis di hajar singapore , gimana ya
ntar ?
my gravatar
ALVAZ, Selasa, 10 November 2009, Reply

Pemain indonesia beratem ahh itu udah biasa, udah mainnya kalah
mulu malu dong, untuk pssi pemain yang suka berantem diskor untuk
tidak ikut kompetisi seumur hidup biar kapok pemain yang lain
my gravatar
catch, Selasa, 10 November 2009, Reply

pecat tuh pelatih2 uruguay.... ga pada becus... u19 kalah u23
kalah juga... ngaco aja semuanya...
 
KIRIM KOMENTAR
*Isikan kotak isian dengan lengkap.
Nama
Email
Isi pesan
 
 



Berita Terbaru
 Mourinho Tak Terobsesi Gelar Lagi
Jumat, 03 September 2010 14:14 WIB
 Indonesia Lawan Brasil Diundur November
Jumat, 03 September 2010 14:11 WIB
 Turnamen IIC 2010
Hadapi SFC, Persiwa Turunkan Tiga Pemain Asingnya

Jumat, 03 September 2010 13:27 WIB
 Manajer EPL Akan Bantu Capello
Jumat, 03 September 2010 12:05 WIB
 Estonia Hadirkan Ujian bagi Italia
Jumat, 03 September 2010 11:11 WIB
 Abanda Berlabuh di Persema
Jumat, 03 September 2010 11:05 WIB
 Persahabatan
Timnas Indonesia Kalahkan Persita 4-1

Jumat, 03 September 2010 10:28 WIB
Berita FUTSAL Biangbola.com
 
 
Indovisi.com