Persija Jakarta melengkapi statusnya bermain
kandang pertama kali di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, dengan
menggilas tim tamu PSIS Semarang dengan lima gol tanpa balas, dalam
lanjutan LSI 2008, Minggu (07/09). Bermain di hadapan 'The
Jakmania' -- julukan pendukung Persija, tim asuhan Danurwindo tersebut
langsung melakukan serangan frontal sejak babak pertama bergulir.
Namun peluang pertama didapatkan PSIS Semarang pada menit ke-2 melalui
Gaston Castano dengan tendangan jarak jauh, hanya saja masih membentur
mistar kanan atas gawang Hendro Kartiko.
Sebuah peluang pertama Persija didapatkan Bambang Pamungkas empat menit
kemudian, setelah menyambut umpan lambung jauh yang mengarah namun
kiper Agus Murod lebih dulu mengantisipasinya.
Menit ke-16 PSIS mendapatkan peluang keduanya melalui Gaston Castano
dengan tendangan setengah volley namun dengan cekatan Hendro Kartiko masih mampu menangkapnya.
Hingga pertengahan babak pertama permainan masih dikuasi oleh tuan rumah, hingga PSIS harus bermain ekstra bertahan.
Benar saja, peluang didapatkan Persija pada menit 27 melalui assist
Greg Nwokolo, umpan terobosan dari sayap kirinya kepada Bambang
Pamungkas, namun sontekkannya masih menyamping kekiri gawang Agus
Murod.
Dua menit kemudian Bambang lagi-lagi mendapatkan peluang, setelah umpan
Greg Nwokolo namun tandukkannya masih tepat dipelukkan Agus Murod.
PSIS mendapatkan peluang kembali Menit 34, Gaston Castano mendapatkan
umpan silang dari sayap kanannya namun tendangannya masih terlalu lemah
dan dengan mudah di halau oleh Hendro kartiko.
Empat menit kemudian peluang didapatkan Persija, melalui Aksi
individual dari Greg Nwokolo dengan melewati dua pemain belakang PSIS,
namun tendangannya masih tipis dikanan luar gawang Agus Murod.
Hingga peluit turun minum, tidak tercipta kembali peluang sehingga
kedudukan masih tetap 0-0.
Memasuki paruh kedua, Persija selaku tuan rumah langsung melakukan
serangan cepat, hingga mendapatkan peluang melalui tandukkan Bambang
Pamungkas pada menit ke-50, namun Agus Murod masih dengan sigap
menepisnya.
PSIS yang bermain dalam tekanan, kali ini mencoba untuk bermain
menyerang. Tendangan jarak jauh J. Basile pada menit 58 masih
menyamping tipis ke kanan gawang Hendro Kartiko.
Tendangan bebas dari jarak 25 meter yang dilakukan Bambang Pamungkas
pada menit 64, masih bisa di tepis oleh Agus Murod.
Pada menit ke-66 akhirnya Persija mampu menghasilkan gol pertamanya.
Gol yang di hasilkan Bambang Pamungkas setelah tendangan Ponaryo
Astaman membentur badan Agus Murod, sehingga bola mengarah ke Bambang
dan dimanfaatkannya dengan tendangan keras ke arah gawang tanpa mampu
dihadang pemain belakang PSIS, skor 1-0.
Gol Bambang Pamungkas ini, merupakan gol ke seratus yang di raihnya
selama putaran Liga Indonesia .
Selang dua menit kemudian, Persija mendapatkan gol keduanya melalui
Aliyudin, setelah assist
dari Greg dimanfaatkan dengan sontekkan pelannya tanpa mampu dihadang
Agus kedudukan berubah menjadi 2-0.
Lagi-lagi gol tercipta pada menit 70 melalui kaki Aliyudin, setelah
tendangan jarak jauh yang ciamik dari Bambang Pamungkas menyentuh kaki
kanan Aliyudin sehingga mengecoh kiper Agus Murod hingga skor bertambah
menjadi 3-0.
Permainan 'Macan Kemayoran' menjadi lebih semangat, dengan melakukan
serangan-serangan tajam ke kubu PSIS, memanfaatkan konsentrasi tamunya
yang semakin buyar.
Alhasil, gol tercipta kembali menit 82 melalui tandukkan Bambang
Pamungkas yang tak terkawal, setelah mendapatkan umpan pemain pengganti
Supriyono dari sektor kanan, skor berubah menjadi 4-0.
Selang satu menit, kali ini gol tercipta oleh tendangan Greg Nwokolo
kepojok kiri gawang Agus Murod, setelah melakukan aksi kerjasama dengan
Bambang Pamungkas, skor bertambah 5-0.
Memasuki menit-menit akhir pertandingan, Persija seakan tak ingin
memberi celah kepada tamunya untuk melakukan serangan. Bahkan tuan
rumah semakin gencar melakukan serangan, hingga peluit panjang
dibunyikan tidak ada gol tercipta kembali.
[Ytr]
|