Tuan rumah Ghana akhirnya meraih gelar hiburan di ajang Piala Afrika tahun ini setelah menjadi juara ketiga menyusul kemenangan 4-2 atas Pantai Gading, Sabtu (9/2).
Sukses Ghana ini mengikuti jejak Jerman saat menjadi tuan rumah Piala Dunia 2006 dan mengakhiri turnamen dengan menjadi juara ketiga.
Sedangkan bagi Pantai Gading, kekalahan ini menjadi kekecewaan yang cukup berat karena di turnamen sebelumnya mereka menjadi runner up usai kalah dari Mesir di final.
Ghana langsung membuka keunggulan saat pertandingan baru berjalan 10 menit setelah tendangan jarak jauh gelandang Portsmouth Sulley Ali Muntari gagal ditepis oleh kiper Pantai Gading Tiasse Kone, satu-satunya pemain lokal yang ada di skuad Pantai Gading.
Namun Pantai Gading mampu membalikkan kedudukan setelah penyerang Werder Bremen Boubacar Sanogo sukses melesakkan dua gol dalam kurun waktu delapan menit.
Sanogo menyamakan kedudukan di menit ke-24 melalui aksi solo run sebelum akhirnya menaklukkan kiper Richard Kingson.
Ia mencetak gol keduanya di menit ke-32 usai menyambar bola muntah hasil tendangan Didier Drogba yang diblok Kingson.
Akan tetapi, di sisa 20 menit pertandingan keadaan berbalik bagi Pantai Gading. Ghana seperti mendapat motivasi berlebih karena tampil dihadapan pendukungnya sendiri.
Dan Ghana mampu menambah tiga gol guna memastikan kemenangan 4-2 menjadi milik tuan rumah.
Menit ke-70 Owusu-Abeyie mencetka gol penyeimbang bagi Ghana usai menaklukkan sejumlah pemain belakang sebelum melesakkan bola ke dalam gawang.
Junior Agogo mencetak gol ketiganya di turnamen pada menit ke-80 usai terlepas dari jebakan offside sebelum akhirnya Haminu Dramani menuntaskan perlawanan The Elephants melalui golnya di menit ke-84.