Pelatih baru PSM Makassar, Raja Isa, membuat
debut manis setelah menahan imbang 1-1 tuan rumah Persik Kediri dalam
lanjutan Liga Super Indonesia pekan ke-9, Sabtu (6/9). Hasil imbang
itu sekaligus juga membuat PSM menghapus rekor yang selalu kalah bila
bermain di Stadion Brawijaya, Kediri, sejak tahun 2003.
Kedua tim memperoleh nilai satu dan sama-sama mengemas 12 poin. Persik
di peringkat tujuh, sementara PSM satu strip di bawahnya.
Tuan rumah langsung unggul di menit ke-16 melalui Budi Sudarsono.
Berawal dari tendangan penjuru Harianto, striker
timnas Indonesia itu berhasil menceploskan bola ke gawang Syamsidar
setelah sebelumnya terjadi kemelut di mulut gawang.
Gol itu sempat diprotes pemain PSM yang mengangap Budi melanggar kapten
Syamsul Chaeruddin sebelum mencetak gol. Namun wasit Jimmy Napitupulu
tak menggubrisnya dan menganggap gol itu sah.
Tertinggal satu gol, PSM terlecut dan nyaris menyamakan kedudukan
melalui aksi dua kali tendangan spekulasi Aldo Baretto. Hingga jeda,
skor 1-0 tetap untuk keunggulan "Macan Putih".
Di babak kedua, PSM lebih banyak mendominasi serangan. Setelah peluang
demi peluang, akhirnya baru di menit ke-74, mereka baru bisa menyamakan
kedudukan melalui Julio Lopez setelah memaksimalkan umpan Aldo. Tim
berjuluk "Juku Eja" itu pun bisa saja membawa pulang tiga poin jika
saja tendangan mendatar Lopez di menit ke-79 tak melebar di samping
gawang Ahmad Kurniawan dan sundulan Aldo menemui sasaran menjelang masa
akhir pertandingan.
(Edp)
|