Pelatih Juventus Claudio Ranieri menyerang media massa Italia yang terus menerus memberitakan mengenai calon penggantinya. Mantan arsitek Chelsea itu menilai pemberitaan mengenai dirinya dilakukan hanya sebagai bahan jualan media massa.
Masa depan Ranieri bersama Juve memang belakangan ini ramai menjadi perbincangan di media massa Italia setelah Juve sempat gagal memetik kemenangan dalam tiga pertandingan beruntun.
Ranieri dikabarkan akan dipecat oleh Juve jika di akhir musim nanti La Vecchia Signora sampai gagal meraih tiket ke Liga Champions.
Bahkan nama mantan pelatih Juve dan tim nasional Italia, Marcello Lippi santer disebut-sebut sebagai calon pengganti Ranieri pada musim mendatang.
Sebenarnya Ranieri sudah berhasil mengembalikan Juve ke jalur kemenangan di mana dalam empat laga terakhir mereka mampu meraih 10 angka, termasuk mengalahkan rival abadinya Inter Milan, akhir pekan lalu.
Namun demikian, kabar bakal dipecatnya Ranieri tidak juga berhenti, dimana selain Lippi, mantan ahli strategi Chelsea Jose Mourinho dan pelatih Fiorentina Cesare Prandelli juga dikaitkan dengan Juve.
Kesal terus menerus diberitakan akan didepak, Ranieri pun menyerang media Italia yang dinilainya hanya mencari keuntungan semata dengan menulis berita mengenai kemungkinan pemecatan dirinya.
"Saya tidak berpikir publik akan berhenti menulis mengenai calon pengganti saya. Mereka membutuhkannya untuk menjual koran mereka," papar Ranieri.
(Tho/Goal)
|