Gelandang pengatur serangan Bayern Muenchen Franck Ribery mengaku sangat tersanjung kalau dirinya disamakan dengan legenda hidup Prancis, Zinedine Zidane. Meski demikian ia tidak hanya ingin menyamai gaya permainannya, namun juga prestasinya. "Tentu saja penghargaan ini sangat luar biasa untuk disamakan dengan Zinedine Zidane," tutur Ribery.
"Ia merupakan pemain terbaik sepanjang sejarah Prancis, mungkin dalam persepakbolaan negeri kami.
"Saya tidak hanya ingin menyamakan dari segi penampilan, namun juga dari performa dan prestasinya."
Sejak kedatangannya di Muenchen pada Juli lalu, Ribery, 24 tahun, telah memiliki reputasi sebagai pemain bintang, dan performanya pun dapat diterima oleh pendukung Bayern.
Adalah kapten Bayern Oliver Kahn yang terlebih dulu menyamakan penampilan Ribery dengan Zidane, namun sejauh ini prestasi mantan punggawa Galatasaray itu baru didapati dari Piala Liga Jerman dan Piala Turki.
Untuk perbandingannya yang mencolok, Zidane telah merengkuh trofi Piala Dunia 1998 dan EURO 2000 dengan Prancis, sementara Liga Champions 2002 dan dua gelar La Liga diraihnya bersama Real Madrid.
(Win/AFP)
|