Pelatih
Inggris Fabio Capello tidak mempermasalahkan kemandulan penyerang utama
Wayne Rooney menjelang pertemuan dengan Kroasia di kualifikasi Piala
Dunia 2010, Rabu (10/9).
Gol terakhir Rooney, yang sangat berbahaya
jika bermain bersama Manchester United, bagi Inggris adalah 11 bulan
silam saat mencetaknya ke gawang Rusia. Namun Rooney tak pernah
mencetak gol lagi sejak memborong dua gol ke gawang Kroasia di Euro
2004. Bahkan penyerang berusia 22 tahun itu terlihat frustrasi terus
menerus gagal menjebol gawang Andorra di laga hari Sabtu lalu meski
akhirnya Inggris menang 2-0 berkat gol borongan Joe Cole.
Namun Capello tetap mempercayai kemampuan Rooney dan mendukung penuh
permainannya saat melawan Kroasia nanti. "Pertandingan melawan Andorra
bukan ajang sempurna bagi dia, walaupun dia sudah berusaha keras,"
kata Capello.
"Dia bermain bagus meski tidak mencetak gol. Dia menciptakan assist
untuk gol kedua. Yang dia butuhkan sekarang hanyalah ruang untuk
mencetak gol. Itu tak didapatkan sewaktu melawan Andorra yang menumpuk
hingga sembilan pemain di kotak penalti," imbuhnya.
Bagi Capello, yang mencemaskan dirinya adalah pemilihan pemain untuk
posisi sayap kanan. Sewaktu melawan Andorra, Capello menurunkan Theo
Walcott sebagai starter, tetapi Cole yang menggantikannya justru
berhasil mengemas dua gol kemenangan.
Selain kedua pemain itu, Capello juga masih memiliki gelandang gaek
David Beckham -- yang tak tampil sewaktu melawan Andorra.
"Walcott sangat cepat dan berbahaya. Dia masih muda sehingga terkadang
main bagus dan kadang main jelek.
"Namun dia tetap aset penting bagi Inggris. Walcott dan Joe Cole
sama-sama penting buat saya," pungkas Capello yang belum mau
menentukan siapa yang akan menjadi starter melawan Kroasia. (Hdn/Sky Sports)