Timnas Indonesia U-23 akan tampil tanpa empat pemain pilarnya saat melakoni laga terakhir penyisihan grup B SEA Games 2009 menghadapi Myanmar, Kamis (9/12). Keempat pemain tersebut diantaranya Boaz Solossa, Djayusman Triasdi, Rahmart Latief, dan Dendy Santoso.
Boaz, sebelumnya dibekap cedera otot paha kanannya. Ketika melawan Laos, striker Persipura Jayapura ini kembali cedera namun kini menimpa paha kirinya. Sementara itu Djayusman cedera di bagian lutut kiri, Rahmat cedera pengelangan kaki kanan, begitu pula Dendy Santoso mengalami cedera pergelangan kaki.
Untuk Dendy sendiri, ia baru dimainkan sebagai pemain pengganti saat Indonesia bermain imbang 2-2 dengan Singapura menggantikan Sutan Samma saat itu.
Dalam latihan terakhir, keempatnya hanya berlatih ringan dengan berlari-lari kecil saja dan memainkan passing pendek saja dalam kelompok terpisah.
"Kita masih punya materi pemain lain yang kemampuannya seimbang dengan mereka yang cedera," ungkap manajer tim Andi Darussalam Tabusalla.
Senada dengan Andi, pelatih Alberto Bica mengatakan jika di skuadnya masih memiliki banyak pemain yang kemampuannya seimbang.
"Saya tak bisa menyebutkan sekarang, sebab kita masih harus melihat bagaimana kondisi terakhir pemain lainnya sampai menjeang pertandingan," tegasnya.
"Para pemain kelelahan, khususnya setelah menjalani latihan hampir lima bulan dan sebagian harus memperkuat klub masing-masing di kompetisi, termasuk Boaz,'' tutupnya.
"Garuda Muda" sendiri dalam posisi kritis setelah hanya mengemas satu poin dan masih di posisi juru kunci grup B. Mereka harus menang atas Myanmar dan berharap Singapura mengalahkan Laos.
Sayangnya, laga terakhir ini tak dimainkan bersamaan yang membuat Laos bisa melihat hasil Indonesia terlebih dahulu karena dimainkan pada pukul 15:00 WIB, sedangkan mereka baru akan bermain pada pukul 17:45 WIB.
(Edp)
|