Kemunduran performa Besiktas ternyata
memberikan dampak buruk terhadap pelatihnya, Ertugrul Saglam, yang
memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya di klub tersebut,
seiring dengan kegagalan mereka di pentas Piala UEFA.
Kekalahan
telak 4-1 dari FC Metalist Kharkiv di Ukraina pada Kamis lalu
mengakhiri langkah klub tersebut di kompetisi kelas dua Eropa tersebut
dan pelatih berusia 38 tahun itu pun lebih memilih untuk mengundurkan
diri. Walaupun sempat mengantarkan posisi Besiktas ke peringkat tiga
pada klasemen sementara usai membekap Hacettepe SK di ajang domestik,
Saglam tetap mengundurkan diri. Saglam dipercayakan untuk menjabati
posisi sebagai pelatih Besiktas pada Mei 2007, setelah sebelumnya ia
sukses membesut Kayserispor dan Samsunspor. "Ketika saya bergabung
dengan klub ini, kami memiliki setidaknya dua setengah tahun persiapan
yang matang," tukasnya. "Meski kali ini kiprah kami tidak terlalu
baik, namun saya bangga dengan pencapaian di musim lalu." "Kami
berhasil mengalahkan tim-tim besar seperti Liverpool dan juga Olympique
Marseille," lanjutnya. "Di awal musim ini nampaknya terlihat sangat
baik, dimana kami masih dapat mengungguli rival bebuyutan kami
Galatasaray dan sempat memimpin delapan poin atas Fenerbahce. Namun
kekalahan 4-1 dari Metalist adalah sesuatu hal yang menyedihkan saya.
"Saya mengajukan permintaan maaf kepada segenap pendukung Besiktas
dimanapun mereka berada dan saya telah mengajukan permohonan untuk
mengundurkan diri dan saya anggap partai melawan Hacettepe lalu menjadi
ajang undur diri saya." (Win/Uefa)