Biangbola.com
Berita Hari Ini | Layanan SMS | Futsal |
Specs
Sriwijaya FC Pertahankan Gelar
[Minggu, 28 Juni 2009 22:40, BIANGBOLA],   104 komentar

Sriwijaya FC berhasil mempertahankan gelar juara Copa Indonesia meski dengan cara memprihatinkan. Pasukan Rahmad Darmawan juara setelah Persipura Jayapura memilih walk out.

Persipura, juara Liga Super Indonesia musim 2008/09, memilih mundur karena tidak puas dengan keputusan wasit Purwanto yang tidak mengindahkan klaim penalti.

Sejak awal, partai final Copa Indonesia di Stadion Jakabaring, Palembang, Minggu (28/6), memang memancing rasa tak puas dari banyak orang -- terutama kubu Persipura. Alih-alih menyediakan tempat netral, Badan Liga Indonesia justru menunjuk Palembang yang justru akan sangat menguntungkan Sriwijaya.

Pertandingan final ulangan musim lalu ini sendiri sebenarnya berjalan menarik. Kedua tim saling melancarkan serangan berbahaya ke daerah lawan sejak menit awal.

Namun bagi Persipura, ketidakhadiran Alberto Goncalves di lini depan sedikit menurunkan kualitas ketajaman. "Mutiara Hitam" pun hanya mengandalkan kelincahan dan kematangan skill Boaz Solossa. Tetapi kiper Sriwijaya, Ferry Rotinsulu, yang juga rekan Boaz di timnas Indonesia, bermain sangat baik.

Sebenarnya Persipura lebih sering mengancam. Namun justru Sriwijaya yang unggul lebih dulu melalui tandukan Anoura Obiora yang menerima bola silang dari Mohamad Nasuha pada menit ke-50.

Tapi 10 menit kemudian laga terhenti. Diawali oleh aksi Ferry yang menggagalkan bola di kaki Ian Kabes, bola kemudian bisa disepak Ernest Jeremiah ke gawang, namun bola diklaim terkena tangan seorang pemain Sriwijaya sehingga meninggalkan lapangan.

Tetapi Purwanto bergeming dan mengklaim tak melihat bola mengenai tangan. Akibatnya Persipura marah dan mogok bermain. Meski sudah berusaha dibujuk oleh Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid, Persipura tetap enggan melanjutkan pertandingan.

Setelah menunggu hingga sekitar 50 menit, Persipura sepakat untuk walk out. Akibatnya "Laskar Wong Kito" layak meraih gelar juara dan menyamai perolehan rekor Arema Malang yang dua kali beruntun menjuarai Copa Indonesia.

Sementara juara ketiga direbut oleh Deltras Sidoarjo yang menghentikan perlawanan Persijap Jepara 3-1. Bagi Deltras, gelar ini adalah hiburan setelah terdegradasi dari Liga Super ke divisi utama. (Hdn)



Bookmark berita ini (Ctrl+D): Sriwijaya FC Pertahankan Gelar Sriwijaya FC Pertahankan Gelar Sriwijaya FC Pertahankan Gelar Sriwijaya FC Pertahankan Gelar Sriwijaya FC Pertahankan Gelar Sriwijaya FC Pertahankan Gelar Sriwijaya FC Pertahankan Gelar Sriwijaya FC Pertahankan Gelar
104 KOMENTAR BERITA

"Sriwijaya FC Pertahankan Gelar"

my gravatar
garin , Minggu, 28 Juni 2009, Reply

wasit di indonesia memang kurang kualitasnya kasian para
pemainnya walaupun sebenernya mereka harus menghormati
wasit,,coba wasitnya bagus" pertandingan ga akan rusuh

Reply 1 Reply
my gravatar
FANDS SRYWIJAYA, Senin, 29 Juni 2009

EH JANGAN SALAHIN WASIT DUNK KALO KALAH YA HARUS TERIMA. MANG U
BISA JADI WASIT PA????????????????
my gravatar
Fans Persipura, Minggu, 28 Juni 2009, Reply

ini kesalahan besar dari badan liga indonesia..kenapa memilih
palembang sebagai t4 penyelenggaraan final..sudah jelas2
palembang kandangnya sriwijaya..soal purwanto kelaut aja..pecat
aja dari asosiasi wasit indonesia

Reply 1 Reply
my gravatar
Gecube, Senin, 29 Juni 2009

"ini kesalahan besar dari badan liga indonesia..kenapa
memilih palembang sebagai t4 penyelenggaraan final..sudah
jelas2 palembang kandangnya sriwijaya..soal purwanto kelaut
aja..pecat aja dari asosiasi wasit indonesia" Sepengathuan
saya Kalo Tempat Berlangsungnya FINAL COPA INDONESIA Telah
ditetapkan Jauh-Jauh Hari Sebelum Sebelum Para Finalisnya
Ditentukan Jadi Gak bisa donk disalahin karena tempat
pertandingan gak netral... Tahun 2010 Tempat Pertandingan
Final Champions Cup Telah ditentukan Yaitu di Santiago Barneubeu.
Kalo nanti Real Madrid yang Ke Final Apa harus dicarikan tempat
yang NETRALLL.....
my gravatar
m.soleh, Minggu, 28 Juni 2009, Reply

saya merasaiba dan sangat kecewa dgn kepemimpinan wasit???&
kuacungi jempol tuk persipura yg telah mengambil sikap tuk mogok
main. seharusnya siapapun finalisnya BLI harus mengambil sikap
tuk menjadikan tempat pertandingan yg netral,bukan di salah satu
lapangan sang finalis.salam tuk persipura dri anak blitar!kamulah
seharusnya JUARA SEJATI aku bangga kepadamu PERSIPURA jaya trus
tuk PERSIPURA!!!!!

Reply 2 Reply
my gravatar
dheo, Senin, 29 Juni 2009

oi jangan nyalahin wasit cba u ja yang jadi wasit pasti g enak
kan itu persipura sendiri knapa mogok g sportif sfc won
my gravatar
mencoi, Senin, 29 Juni 2009

Reply komentar sedang di-review
my gravatar
yogi, Minggu, 28 Juni 2009, Reply

bli yang tidak profesionAL penyebaB SMUA INI.. TINGKATKAN SEPAK
BOLA INDONESIA BUNG... LAGI2 WASIT..KALO PERLU DARI LUAR SAJA
PEMIMPIN PERTANDINGAN FINALL...
my gravatar
persib aink, Minggu, 28 Juni 2009, Reply

rombak semua menejemen PSSI!!,
my gravatar
jaka_tingkir, Minggu, 28 Juni 2009, Reply

saya sangat kecewa atas kepemimpinan wasit yang gak
profesional,seharusnya persipura yang menjadi juara.hidup
PERSIPURA.
my gravatar
catch, Minggu, 28 Juni 2009, Reply

semua tau kalian lah juara sejatinya....
my gravatar
Pekok, Minggu, 28 Juni 2009, Reply

Selama masih ada nurdin halid ama nugraha besoes sepak bola kita
gak akan maju!!
my gravatar
yogi, Minggu, 28 Juni 2009, Reply

bli yang tidak profesionAL penyebaB SMUA INI.. TINGKATKAN SEPAK
BOLA INDONESIA BUNG... LAGI2 WASIT..KALO PERLU DARI LUAR SAJA
PEMIMPIN PERTANDINGAN FINALL...
my gravatar
ibems, Minggu, 28 Juni 2009, Reply

PERSIPURA adlh juara sejati.......... wasit
curang!!!!!!!!! pecat aja tu wasit........ ku acungi jempol
ma persipura yg brni mogok main... aq stuju dgn prbuatan
persipura.........

Reply 1 Reply
my gravatar
Fans Laskar Wong kito, Senin, 29 Juni 2009

Yang Layak Jadi Juara Sejati adalah Tim yang profesional,
bukannya yang kalah WO, nyatanya pemain Sriwijaya FC dapat 4
kartu kuning, masih tetap main... dan menang. Tunjukkan bukti
menjadi TIM yang terbaik bukanya meninggalkan lapangan sebelum
selesai pertandingan... Sriwijaya FC is the best team..
my gravatar
tami aryati, Senin, 29 Juni 2009, Reply

BERITA NYA JANGAN MEMIHAK DUNK... NETRAL BUNG!!! "WASIT JUGA
MANUSIA" MATA NYA CUMA PUNYA 2 juga TIDAK MMPUNYAI INDERA
KEENAM BRAVO "SRIWIJAYA" YOU ARE THE BEST DI TGGU AKSI MU
TAHUN DEPAN PRTAHANKAN GELARMU SAMPAI KESRIBU KALINYA....

Reply 1 Reply
my gravatar
Knapako, Senin, 29 Juni 2009

Tami emang elo ga tau bola makanya komentar kayak gitu, aq hrsnya
malu kalo jadi Fansnya Sriwijaya, menang tetapi kalah..... Bravo
Persipura.... udh jelas2 dan seluruh Indonesia melihat sapa Tim
terbaik di Negeri ini...
my gravatar
Smileboy, Senin, 29 Juni 2009, Reply

mmh .. Jgn Salahkan Wasit Donk, Wasit Juga Manusia. Kita Lihat
Saja Pertandingan Chelsea VS Barcelona, Wasit bnyk Melakukan
Kesalahan Tapi Para Pemain Tetap Bisa Menahan emosi dan
Menjunjung tinggi Sportivitas. Masalah Tempat Final Pertandingan,
Panitia Telah memilih Tempat yg terbaik, Kan di Jawa bnyk
kampanye terus rata2 Stadion dijawa kebanyakan tidak layak
kecuali Bung Karno tetapi tidak bisa digunakan karena alasan
keamanan dan adanya Tur MU. Jakabaring kan stadionnya layak,
kualitas lapangan sangat baik dan berstandar internasional serta
daya tampung yang sangat besar (40ribu), maka pihak panitia ingin
mengahadirkan suatu Pertandingan final yang layak di tonton dan
berkualitas, kan gak enak klo final sepi dengan penonton. Saya
Harap Semua Supporter Indonesia berpikir dewasa dan jangan selalu
menyalahkan dan bersikap lapang dada dengan hasil pertandingan
baik itu kalah atau menang. PEACE ALL.

Reply 3 Reply
my gravatar
rere, Senin, 29 Juni 2009

mau cari untung makanya cari tempat yang banyak penontonnya,
emang professional bisnisnya tapi payah di manajemen
pertandingannya
my gravatar
ari, Senin, 29 Juni 2009

. saya setuju dengan pendapat anda,,,,,, bravo sriwijaya
:budi,nasuha,feri,zarahan,ngon,gum,obiora,tsimi,ambrizal,isnan,to
no,wijay,dede,caris,n frend memang hebat is the bes........
my gravatar
bobo, Senin, 29 Juni 2009

ya namanya juga indonesia..... sipa sih yang g tau dengan
pengurusan BLI dari awal aja udah ketauan klo menguntuntungkan
buat sriwijaya kan masih banyak temat / stadion lain di indonesia
yang bagus g mesti di jakabring, masih ada si jalak harupat,
kanjuruhan dll yang meruoakan tempat netral...... nasi sudah
menjadi bubur semoga aja BLI bisa lebih memikirkan lagi sebelum
melakuklan suatu tindakan,,,,,, satu lagi ya mbok wasit
indonesia di sertifikasi yang bener donk jangan sertrtifikasi
abal2 kayak jamua aja.
my gravatar
arie rafa, Senin, 29 Juni 2009, Reply

Wasit kita gak pernah mo mengakui salahnya,liat tuh wasit di
Inggris, mereka mo mengakui kesalahannya bila emang benar salah
dalam mengambil keputusan walaupun itu tidak akan mengubah hasil
pertandingan. Ini yang tidak pernah kita liat dan dengar dari
media.

Reply 1 Reply
my gravatar
nova, Senin, 29 Juni 2009

Mengakui... bagus... mengakui tidak mengakui tidak ada artinya
di negeri ini... rasisme aja tidak di gubris...
my gravatar
Ajie, Senin, 29 Juni 2009, Reply

apakah ini wajah dunia bola indonesia,,,,knpa harus tiap
pertandingan di indonesia di warnai,,,keributan...contoh negara2
luar sana...partai final harus berjlan menarik,,tapi dinodai
kejadian2 ajaib...heheh persipura koq menyerah gitu,,,km
melanjutkan pertandingan belum tentu kalah,daripada
WO...tunjukkan semangat juara Indonesia mu... sriwijaya
tingkatkan prestasimu...liga champions asia
menantimu...:) majulah sepakbola indonesiaku...

Reply 1 Reply
my gravatar
dy, Jumat, 17 Juli 2009

buat sriwijaya jgn buat indonesia malu .....lgi.. sudah cukup
anda dipermalukan saat membela LCA,
my gravatar
Benoo, Senin, 29 Juni 2009, Reply

Wasit mmg bodoh..pura2 buta..jgn pake alasan mata cmn 2..otak
dipake jg..bola yg ditendang Ernst Jery meluncur ke gwg SFC dgn
ukuran "SETENGAH BADAN".Mmg bola tertutupi tubuh bek SFC J.Tsimi
dan membelakangi wasit.Tp begitu bola dgn ukuran "SETENGAH BADAN"
td hampir melewati J.Tsimi tiba2 mantul ke atas keluar
lapangan.Kaki si J.Tsimi tdk terangkat...!!!brarti bkn pake
lututnya..Logika wasit Pur mestinya mutar...!!!klo ga pake
lutut,tp bola yg sejajar perut bs mantul keatas kira2 pake apa???

Reply 1 Reply
my gravatar
Uyi, Senin, 29 Juni 2009

:D dia nahannya pake (SENSOR) :)) makanya wasi bilang itu gak
pelanggaran ....
my gravatar
setangmerah, Senin, 29 Juni 2009, Reply

huff. . . . . . Sebenernya aku males banget ngasi koment liga
indonesa, kok ya yg diributin itu2 aja... Slamat buat sriwijaya
fc yg juara copa. Slamat jg bwat persipura yg menurutku bisa
juara. Maju terus liga indonesa.
my gravatar
Suwartha, Senin, 29 Juni 2009, Reply

Ulah wasit tontonan yang enak jadi kacau karena semua ini
disebabkan oleh Wasit dan hakim garis kurang
jeli. Brafooooo......Persipura
my gravatar
sheva, Senin, 29 Juni 2009, Reply

taon kmrn tanpa penonton.. skrng menang WO.. hrsnya sriwijaya
WO jga donk..biar seru..!! pusing2 tu PSSI n BLI
my gravatar
De prast, Senin, 29 Juni 2009, Reply

Kaya anak kecil,wasit salah biasa bung...kok ngambek trus.kalo
pengen menang trus maen lawan anak tk nu..trus wasitny 22.biar
bisa ngamati pemain satu2...juara sejati kok ngambek.liat
brasil,walaupun ketinggalan 2 gol tetep semangat...peace
my gravatar
cici, Senin, 29 Juni 2009, Reply

Saya sangat kecewa dengan kepemimpinan wasit di indonesia kami
masyarakat papua sangat kecewa skali
my gravatar
adefirsyah, Senin, 29 Juni 2009, Reply

tempat pertandian final menjadi di gelora jaka baring palembang
itu sudah ditentukan dari sebelum tahu siapa team yg akan masuk
final. Nah, kebeneran Sriwijaya FC yg masuk final, jd bukan
masalah tempat netral atau bukan. Dan juga sebaiknya keputusan
wasit itu tetap dihadapi dgn sportifitas dan fair play, bukan
malah merajuk keluar lapangan WO. AYO SFC KAMULA
JUARANYA. BRAVO SRIWIJAYA FC, MAJU TERUS
my gravatar
Niki, Senin, 29 Juni 2009, Reply

Salah besar kl dibilang SFC menang dg cara mmpRihatinkan! Wlaupn
pertandingan d hntikan krna PerSipura walk oUt..tapi jgn
diLupakan kalo SFC udah NYETAK GOL.. 1-0..
my gravatar
boboi, Senin, 29 Juni 2009, Reply

salah satu berbuat fair play adalah menghormati keputusan
wasit......... wasit hanya manusia biasa yang punya
keterbatasan penglihatan......... masih ingat laga chelsea VS
barca, wasit juga berbuat kesalahan tapi laga tetap berjalan.
itulah sebuah kedewasaan dalam sepak bola, bukan seperti
persipura.......... kartu merah buat ernes jeremiah.........
emang sudah sewajarnya diberi kartu merah karena kelakuan kasar
pada wasit..........
my gravatar
jeans, Senin, 29 Juni 2009, Reply

waduh2........semoga ini jadi pelajaran buat bli.
my gravatar
Nap_Biaq, Senin, 29 Juni 2009, Reply

laga yang sangat mengecewakan.. lokasi pertandingan yang tidak
netral didukung dengan wasit yang tidak netral..apa
jadilah..pertandingan itu.
my gravatar
umild, Senin, 29 Juni 2009, Reply

selamat buat Persipura.. anda bernasib sama dengan persib ketika
berhadapan dengan Persitara... bagaimana... sakit
bukan...??? wasit dan PSSI perlu banyak diberi pendidikan dan
latihan.. dalam mengawasi pertandingan... coba periksa dulu mata
dan penglihatan wasit.....
my gravatar
O"neal, Senin, 29 Juni 2009, Reply

saya usulkan kepada BLI, kalau tahun depan kembali masuk final
persipura vs sriwijaya, pertandingan dibikin di stadion mandala..
dunk supaya adil....jangan cuman milih se pihak... itu sama
dengan PSSI yg menetukan siapa yg juara.... BRAVO PERSIPURA
my gravatar
gosi, Senin, 29 Juni 2009, Reply

Nurdin halid pura-pura sibuk. padahal kliatan dia bagi-bagi
juara. gak usah bohong lah... knpa mesti tunda sampe 2
jam. begitu persipura walkout kalau dia memamng salah putuskan
hasil pertandinga. jd sekarang persipura kesannya tidak sportif.
padahal PSSI yang TIDAK Bagus
my gravatar
AKAI, Senin, 29 Juni 2009, Reply

PERSIPURA mmg juara ISL, tapi sayang tidak memiliki mental sang
juara... SFC mmg masih layak menjadi juara COPA.. masalah
tempat sebelumnya sudah disetujui persipura dgn beragam alasan yg
memungkinkan unutk diselelnggarakan di palembang, hanya saja
setelah pertandingan terleksana barulah mengkritik, itu adalah
tanda2 bermental lemah.. masalah wasit, wasit juga manusia yg
tak lepas dari kehilafan... kesimpulan, SFC mungkin tak sehebat
PERSIPURA tapi memang SFC layak menjadi juara... salut untuk SFC,
unutk persipura Belajarlah menjadi sang juara, bukan hanya dari
tropi tetapi juga dari mental....!!
my gravatar
Mukti, Senin, 29 Juni 2009, Reply

Rombak smua pengurus BLI ,,,bobrok smua coba gimana itu memilih
stadion salah satu finalis..wasitna pecat ajaaaaa
my gravatar
Ari, Senin, 29 Juni 2009, Reply

Seharusnya BLI belajar dari kesalahn, wasit selalu menjadi biang
kerusuhan. untuk pertandingan2 sprt final kyk gn bolehlah memakai
wasit dari luar negeri tetapi te2p yang berkualitas supaya dapat
meminimalisir kerugian salah satu pihak. untuk wasit indonesia,
cobalah mengakui kesalahan meskipun setelah pertandingan
berakhir. Jangan cm pemain yang di suruh bersikap dewasa, wasit
harus bs bersikap dewasa dengan mengakui kesalahan dalam
mengadili pertandingan. Bravo Sepak Bola Indonesia..!!!!!
my gravatar
Teguh, Senin, 29 Juni 2009, Reply

marah gk ad gunanya...,kecewa sih nmun semua udh
terjadi...,benci.., tp inilah sepakbola kita,sapa lagi yg mw
mencintai sepakbola kita klo bukan kita sendiri.... Jadikan
pngalamn in sebagi pelajaran...jgn sampai jatuh d lubang yg sama
untk kedua kalinya....PSSI..... Tanggung jwb sepakbola negeri in
ad d pundak kalian... BRAVO PERSIPURA....kalian tetap juara d
hatiku......
my gravatar
mey, Senin, 29 Juni 2009, Reply

persipura tidak menyerah,, tindakan persipura sngt tepat biar
mata PSSI terbuka,jgn pernah memilih wasit seperti purwanto untuk
final bergengsi seperti ini,carilah t4 yg netral tuk final,,
stadion di kalimantan timur jg bagus kok gak kalah bsrnya dgn
jakabaring,, klo kyk gini terus Indonesia gak akan maju... 1 hal
lg yg harus kalian semua ingat:sepak bola Indo gak akan pernah
maju tanpa kehadiran boaz solossa cs..ingat itu baik2...
my gravatar
Ombe, Senin, 29 Juni 2009, Reply

Sebenarnya persipura mau melanjutkan pertandingan bila wasit
adil. Jelas2 ada 2 keputusan kontroversial yg kejadianya
beruntung, dimana ian kabes di jatuhkan dam handball yg sengaja
di lakukan pemain sriwijaya untuk mencegah bola gol persipura.
Dan di tambah lg kartu merah yg diberikan wasit kpd pemain
persipura. Ini membuktikan bahwa sepakbola indonesia mudah di
beli dgn uang. Apalagi dgn penunjukan palembang sbg tuan rumah yg
semula banyak diprotes dr tim2 semifinal copa indonesia, karena
ga netral
my gravatar
Kareem, Senin, 29 Juni 2009, Reply

Setuju sama Pekok. Butterfly effect nih
my gravatar
david pamungkas, Senin, 29 Juni 2009, Reply

Saya sangat kecewa dengan PSSI yang sangat - sangat tidak tegas
dalam final copa indonesia kemarin,untuk kubu Persipura ternyata
PENGECUT dan tidak layak menyandang gelar juara super liga. tapi
mungkin yang mengambil keputusan walk out itu manjemen bukan
pelatih/pemain jadi say masih bisa memaklumi sikap pemain yang
lebih menuruti pihak manajemen. Wasit Purwanto saya kira tidak
patut disalahkan karena belum sempat berkoordinasi dengan AW
sudah dikeroyok pemain Persipura,Pelanggaran pertama memang play
on karena diuntungkan tapi ketika Tsimi Hands ball itulah yang
harusnya dikonsultasikan Purwanto sama AW. Buat PSSI lebih baik
dirombak total aja pengurusnya karena sudah terbukti tidak becus
dalam menjalankan roda kompetisi persepakbolaan indonesia Untuk
PERSIPURA....dimana semangat SPORTIFITAS kalian....
my gravatar
rieno_inz, Senin, 29 Juni 2009, Reply

apaan th wasit kayak gitu !!
my gravatar
Jimmy Thesia, Senin, 29 Juni 2009, Reply

Sebagai anak Papua, sy mendukung apa yg di lakukan Timnas Papua
"Persipura". dalam kasus Final semalam kinerja wasit dan pengawas
pertandingan yg tidak bagus, wasit lalai dalam mebuat keputusan
seharus Pengawas pertandingan dapat memanggil wasit utk melihat
rekaman ulang kejadiannya tetapi tidak dilakukan, maka kami
melihat adanya unsur kesengajaan utk membuat Timnas Papua kalah,
kalo seperti ini terus maka sepak bola Indonesia tidak akan
pernah maju, sadarlah kita aja di Asean selalu kalah.........
Kita semua harusnya bisa dan mau mengakui bahwa saat ini yg
terbaik di Indonesia adalah Timnas Papua "Persipura". Jadi kalo
kita mau jujur sebagai bangsa ini maka kita juga harus tetap mau
berbesar hati menerima dan mengakui bahwa Papua adalah bagian
dari sepak bola negeri ini.
my gravatar
Persib maunk, Senin, 29 Juni 2009, Reply

Pssi & Nurdin memang tidak becus! Seharusnya ketuanya diganti!
Percuma kalau ketuanya kaya gitu! Sepakbola indonesia malah
mundur dlm bbrp taun terakhir! Aneh masih dipertahankan! Lama2
Sepakbola Indonesia bakal kalah sama kamboja! Jangan harap bisa
jd tuan rumah piala dunia! Ga kalah 15 - 0 sama MU aja jg udah
prestasi bwt timnas indo!
my gravatar
ASEP, Senin, 29 Juni 2009, Reply

yang harus dibenahi bukan club dan wasitnya, tuh nurdin halid
harus diganti, urus aja koperasi, dasarnya aja gotong royong,
masa sepakbola juga harus sistem gotong royong. ha....ha....
my gravatar
septiandi abbas, Senin, 29 Juni 2009, Reply

COPA!!!! SRIWIJAYA PEMENANGNYA!!!!! BAIK!!!!! NAMUN PERSIPURALAH
JUARANYA!!!!! MEREKA BERTAHAN DIATAS SEBUAH KEBENARAN!!! BAHWA
KETIDAK JELIAN WASITLAH YANG MENYEBABKAN KECARUTMARUTAN
PERTARUNGAN INI....!!!!! INGAT!!!!! SANG MUTIARA HITAM
(PERSIPURA) AKAN MENJADI TIM BOLA RAKSASA DI NKRI..... YANG SUATU
MASA AKAN MENJADI KEBANGGAAN DAN KEANGKUHAN NEGARA INI.... SAYA
PERCAYA.... DAN MENGAMINI HAL INI... SEBAB MEREKA "TELAH
DIJAMAH" PERSIPURA.....TRADA YANG BLOK..... KALO
BERANI........ BERDIRI PATAH MELINTANG SA KAS PUTUS.... SETUJU
SEMUA????????????????????? TORANG SEMUA CINTA
PERSIPURA!!!!! MAJULAH PERSIPURAKU!!!!!!!!!!!!!!!!!!
my gravatar
gun mayudi, Senin, 29 Juni 2009, Reply

#selamat untuk team sriwijaya kalian layak menjadi juara, dan
untuk suporter sriwijaya/mayarakat dan gubenur sumsel salut
karena kalian bisa menjadi tuan rumah yang baik dan
sportif. #selamat jg untuk persipura kalian adalah team terbaik
di indonesia, sayang karena emosi yang berlebihan yg kalian
tunjukan telah merusak catatan manis tentang kalian, untuk
suporter persipura salut buat kalian. saya juga pendukung
persipura, namun saya kecewa dengan kurang berjiwa besarnya
pemain dan official team persipura. pemenang sejati bukan hanya
ditentukan dari hasil pertandingan (skor), tapi itu adalah wujud
dari sebuah perjuanagan yang panjang dan melelahkan. kalian
hampir saja membuktikan itu (menjadi pahlawan sejati untuk papua
dan indonesia). #selamat untuk seluruh pencita sebakbola
indonesia, PSSI, BLI kalian tentu harus lebih banyak belajar lagi
dari pengalaman ini. jadikan aturan menjadi landasan untuk
sepakbola indonesia yang lebih baik, bukan aturan yang kacangan.
rakyat indonesia bisa melihat itu
my gravatar
ardi, Senin, 29 Juni 2009, Reply

BRAVO SFC...! INILAH YANG MEMBEDAKAN MENTAL JUARA SEJATI....!
SEHARUSNYA PERSIPURA TIDAK MELAKUKAN WO KRN INI TERLIHAT MEREKA
TIDAK YAKIN AKAN DAPAT MEMBALIKAN KEADAAN.SEHARUSNYA KL PERSIPURA
MEMANG MEMILIKI MENTAL JUARA SEJATI MEREKA TIDAK AKAN MELAKUKAN
WO DAN TERUS AKAN MELANJUTAKAN PERTANDINGAN DENGAN PENUH SEMANGAT
& KEYAKINAN, TP SAYANG MEREKA TIDAK MAMPU UNTUK MEMENUHI SYARAT
SEBAGAI MENTAL JUARA SEJATI. INILAH YG MEMBEDAKAN BRAZIL DGN
PERSIPURA ( HEE..HEE... BRAZIL DI LAWAN )KITA LIHAT PERTANDINGAN
FINAL PIALA KONFEDERASI SEMALAM BRAZIL VS AS, DENGAN MENTAL
JUARA SEJATINYA TIM SAMBA BERHASIL MEMBALIKAN KEADAAN DAN MENJADI
JUARA SETELAH SEMPAT TERTINGGAL 2-0 DI BABAK PERTAMA BRAZIL
MEMBALIKAN KEADAAN MENJADI 3-2 DI BABAK KE DUA PERJUANGAN
BERHASIL BUKAN TANPA ARAL MERINTANG KARENA 1 GOL DARI KAKA DI
ANULIR WASIT KARENA DIANGGAP BELUM MASUK PADAHAL BOLA YG DI TEPIS
KEPER AS TELAH MELEWATI GARIS BATAS GAWANG, JIKA BRAZIL JUGA MAU
"NGAMBEK" SEPERTI PERSIPURA APA JDNYA TIM BRAZIL (KARENA SAAT ITU
POSISI BRAZIL TERTINGGAL DGN KEDUDUKAN 2-1), TP BRAZIL DENGAN
MENTAL JUARA NYA TETAP MENGHARGAI & MENGHORMATI WASSIT.DENGAN
MENTAL JUARA SEJATI NYA SERTA PERJUANGAN YG TAK KENAL LELAH
AKHIRNYA BERHASIL MENJADI YG TERBAIK. MENURUT DUNGA COACH BRAZIL
KUNCI KEMENANGAN BRAZIL MALAM TADI ADALAH SABAR, NAH HAL INILAH
YG HARUS NYA DI CONTOH OLEH NEGARA LAIN ATAUPUN OLEH TIM2 LAIN DI
DUNIA INI. DENGAN MENJUNJUNG SPORTIFITAS TINGGI DAN TETAP
MENJUNJUNG TINGGI HASIL KEPUTUSAN PENGADILAN LAPANGAN. jaya lah
terus persebak bolaan indonesia ......
my gravatar
joe , Senin, 29 Juni 2009, Reply

Sriwijaya Fc adalah tim Berkualitas dan beruntung dalam Copa thn
ini, sedangkan Persipura adalah tim istimewa dengan Skill Menawan
namun kurang beruntung, dan belum cukup dewasa dalam semangat
Fair Play, terutama pemain asingnya, dan tahun depan mereka
pantas mendapat hukuman larangan ikut copa sebagai bentuk
pelajaran buat tim2 lain, walau itu sangat merugikan Indonesia
karena persipura adalah tim luar biasa, namun kurang dewasa,
Wasit dan PSSI beserta jajarannya, sudah sepatutnya direvolusi
sampai keakar2nya kalau mau indonesia maju, semua harus belajar
lagi,menghayati,menghormati dan mencintai sepakbola...masak harus
mengontrak wasit, pengurus Persepakbolaan hingga penonton dari
luar negeri baru indonesia bisa maju..bravo Indonesiaku yang akan
maju bila semua pihak sama2 menginginkannya
my gravatar
ahsan, Senin, 29 Juni 2009, Reply

saya pengen jadi wasit gemana caranya..katanya gaji wasit itu
besar...enak ya...??? Di luar negeri juga sering hal kayak gitu
tapi pemiannya gak kaya di sini..ngambekan. Seandainya itu
terjadi pada PERSIPURA apa reaksi SRIWIJAYA ? Apakah melakukan
hal yg sama walk-out? Final pd event2 internasional harus
menjadi contoh bagaimana mental bermain seorang atlet
sesungguhnya walaupun keputusan wasit merugikan
timnya...bangkitlah sepakbola Indonesia
my gravatar
netral, Senin, 29 Juni 2009, Reply

layaknya liga champion, tempat pertandingan final sudah di
tetapkan jauh2 hari. penetapan stadion jakabaring palembang sudah
ditetapkan jauh2 hari sebelum sriwijaya FC dipastikan masauk
final. aku rasa itu sah2 aja. masalah kepeminpinan wasit cukup
netral, kesalahan kecil kemarin-pun hanya dilakukan satu kali.
wajarlah,, wasit juga kan manusia.
my gravatar
toni sfc, Senin, 29 Juni 2009, Reply

penunjukkan Palembang sebagai tuan rumah sdh jauh2 hari di
putuskan, bahkan sebelum SFC melakoni babak 16 besar.lagi pula
seluruh kontestan copa menyetujui final di gelar di markas SFC.jd
jgn jadikan alasan bahwa SFC diuntungkan olh PSSI. di LC aja
tempat Final di Roma sdh jauh2 hari diputuskan olh UEFA. jd klo
AS Roma masuk final,mereka dianggap diuntungkan olh UEFA. mslh
wasit,gimana dia mau mengambil keputusan klo pemain persipura
memberi preasure berlebihan kpd wasit,bahkan jeremiah sampai
menyeruduk wasit.usir aja pemain asing sprti itu di indonesia.
BRAVO SFC....!!!
my gravatar
gatot, Senin, 29 Juni 2009, Reply

hidup juara sejati PERSIPURA........ BRAVO
PERSIPURA......... Purwanto,....pecat jadi wasit
my gravatar
coklat, Senin, 29 Juni 2009, Reply

persipura melakukan walk out karena alasan dicurangi atau,, emang
karena dia takut dipermalukan oleh sriwijaya karena tidak bisa
mengimbangi permainan anak2 laskar wong kito? buktiknya aksi WO
dilakukan setelah SFC unggul 1-0. aku yakin, klo pertandingan
kemarin dilanjutkan, akan banyak lagi gol yang bersarang ke
gawang persipura.
my gravatar
marbun, Senin, 29 Juni 2009, Reply

seharusnya pertandingan semalam distop saja ganti hari dan tempat
netral bila perlu tanpa penonton baru jelas kelihatan yang juara
sebenarnya.untuk wasit gue gak bisa bilang apa2 soalnya posisi
wasit sudah serba salah,kalau bela persipura gimana dengan
sriwijaya?kan wasit jadi pusing.
my gravatar
Itech, Senin, 29 Juni 2009, Reply

Dari dulu gw fans berat Sriwijaya namun dari awal pertandingan
semalam kelihatan sekali kecurangan wasit.. Wasit emang manusia
yg bermata 2.. tapi matanya rabun.. apa gak liat tu klo
handsball.. lagian kan ada hakim garis.. klo emang gak bisa ambil
keputusan liat dong cuplikannya dimonitor.. upz lupa gw klo di
stadionnya gak ada monitor gede.. wasit apaan tu? cengengesan..
malu bgt gw ngeliat tingkah sriwijaya ber-sorak2 gembira dengan
cara yg seperti itu.. BRAVO PERSIPURA!!.. seluruh Indonesia
menyaksikan.. kalianlah juara sejati
my gravatar
Fadjar, Senin, 29 Juni 2009, Reply

asw.... PRIHATIN! ini lah wajah persepakbolaan kita, PSSI, BLI,
tidak profesional, bwt wasit, klo ga liat tanyain dluu donk sma
wasit cdngan, atw liat review kjadian. msa lngsung ambil
kputusan. emh...ky ga diajarin aja. PERSIPURA kmu JUARA Sriwijaya
mungkin persipura kasihan, mknya "dikasih" gelar saja. wlupun sya
bobotoh sejati tp klo liat prtndingan kmrin mlm MALU!!!!
my gravatar
Ucok, Senin, 29 Juni 2009, Reply

Hebat Selamat Sriwijaya, jadi juara dan sukses bisa menendang
Persipura dari Liga Super, inget , dulu persebaya pernah mogok
maen dan hukumannya??turun ke divisi satu
my gravatar
Amin, Senin, 29 Juni 2009, Reply

Dari awal sudah salah PSSI dan BLI,Otaknya pada dimana sih, sudah
jelas-jelas ini pertandingan final harusnya tempatnya netral,saya
baru lihat menit awal saja sudah berpikiran pertandingan gak akan
beres dan gak menarik,langsung aja kumatikan tv, PSSI& BLI emang
gak mau belajar dari pengalaman. dan orang-orang keras
kepala dan imbasnya wasit yg jadi sasaran, wasit emang gak
salah2 juga.
my gravatar
roy paniki manado, Senin, 29 Juni 2009, Reply

KESALAHAN DARI BLI YANG SALAH MENUNJUK JAKABARING SEBAGAI TEMPAT
FINAL....SEBENARNYA TEMPAT FINAL BISA DIGELAR DI SIJALAK
HARUPAT,,,KARENA PSSI TERLANJUT SETUJU DENGAN PIHAK
SPONSOR,SEHINGGA LAGA FINAL COPA MENJADI CACAT DALAM SEJARAH
SEPAK BOLA INDONESIA... BABAK PLAY OFF PERSEBAYA V PSMS BISA
DILAKSANAKAN DI BANDUNG KOK....KENAPA FINAL COPA HARUS K
PALEMBANG....BLI MEMBUAT KESALAHAN YANG FATAL,MEMENTINGKAN
SPONSOR DIBANDING DENGAN SPORTIVITAS.....MASAK PALEMBANG DITUNJUK
SEBAGAI TUAN RUMAH FINAL,KENAPA TDK TUNJUK AJA
PERSIPURA,,,PENUTUPAN LIGA SUPERKAN BISA DI
JAYAPURA....PERTIMBANGAN GMANA LAGI JAKABARING DITUNJUK SEBAGAI
TEMPAT FINALLLL....KAsihan team yang bermain,,,,merasa dibuat
kurang adil...BLI,PSSI TOLONG PERHATIKAN...SDH CACAT PARTAI FINAL
INI....
my gravatar
rizal Priok, Senin, 29 Juni 2009, Reply

ya saya juga kecewa dengan keputusan wasit tapi saya juga kecewa
dengan persipura kenapa tidak meneruskan pertandingan, knapa
persipura tidak minta tempat yang netral misalnya di stadion
putra samarinda, walau pun saya penggemar SFC menang nya kurang
enak. ya kalo gak ada perubahan sepak bola bangsa ini takkan
pernah maju
my gravatar
SUJANAK, Senin, 29 Juni 2009, Reply

AKU BANGGA SRIWIJAYA FC MENANAG KARNA MEMANG DYA LAH YG LAYAK
MENDAPAT KAN PIALA ITU......... SELAMAT ATS MENANG NYA SFC
SEMOGA TAUN DEPAN DOUBLE WINERI LAGI OXE......!!!!!!!!

Reply 1 Reply
my gravatar
dewi, Senin, 29 Juni 2009

kita lihat aja...apa sriwijaya bisa menang tahun depan, kasihan
hanya jago kandang...BRAVO PERSIPURA.
my gravatar
masyon, Senin, 29 Juni 2009, Reply

Selamat untuk SFC! Benahi wasit dan kepengurusan PSSI. Apapun
adanya tidak seharusnya Persipura WO! Saya bangga, sepakbola
Indonesia mulai bangkit, tapi perlu dibenahi terus terutama
mental-sportif dan semangat! Jayalah sepakbola Indonesia
my gravatar
bolaindo, Senin, 29 Juni 2009, Reply

jgn cuma salahkan wasit. OK lah purwanto salah dgn keputusannya.
Tp tim sekilas liga super kayak persipura lebih kampungan. pemain
pro koq kayak anak2. Merasa dicurangi, ngambek, ngamuk2 truzz
mogok (sikap pemain blom berubah msh temperamental). klo mau
protes kan ada jalurnya. Ga malu ditonton masyarakat indonesia di
TV. Gmn nasib penonton yg udah beli tiket ? Jgn egois donk ???
my gravatar
Dickey, Senin, 29 Juni 2009, Reply

memang sih yang harus di benahi itu wasitnya tapi kalo di lihat
sebenarnya najis banget kalo sriwijaya bangga dengan gelar
"ternoda"
my gravatar
papua ekstrim, Senin, 29 Juni 2009, Reply

PERSIPURA ADALAH PANJI PAPUA... KALO MW TAWUR KALO BERANI DI
TEMPAT NETRAL.. JANGAN CUMA JAGO KANDANG...!!!!!
my gravatar
petrik, Senin, 29 Juni 2009, Reply

bkn hanya wasit seluruh elemen yg terlibat di persepakbolaan
indonesia belum profesional.
my gravatar
ode, Senin, 29 Juni 2009, Reply

Tidak selayaknya persipura yang notebene juara ISL walk out dari
lapangan dimana sportivitas dan fairplay kalian, kali masalah
bola manyetuh tangan itu biasa bung karena tidak sengaja/pasif,
itulah kalo mental pemain masih kampungan, kalian itu pencinta
sepakbola atau semata2 kemenagan, kalu sepak bola sudah sejiwa
denganraga emosi dan kemenangan no. 2, tapi kalo persepsi saya
persipura walk out kemarin karena tidak ada lagi penyerang karena
jeremiah sudah kartu merah beto tidak bisa maen walaupun
dilanjutkan akan keteteran, itu namanya kalah sebelum bertanding,
semangat terus persipura tunjukan kualitas mu di LCA, barvo
Persipura dan Sriwijaya
my gravatar
janny, Senin, 29 Juni 2009, Reply

PERSIPURA U ARE THE BEST, WALAUPUN WASIT CURANG,,,APA JADINYA
SEPAKBOLA INDONESIA KLU KRN WASIT MEMBUAT PARTAI FINAL KACAU,BUAT
PSSI DAN BLI HARUSNYA TIDAK MUTA MELIHAT KECURANGAN YANG DIBUAT
WASIT JELAS DIDEPAN MATA MEREKA,HARUSNYA BISA MENGAKUI KESALAHAN
TERUTAMA WASIT DAN LAIN KALI HARUS MEMILIH TEMPAT YANG LEBIH
SPORTIF DAN TIDAK MEMIHAK, DAN FINAL COPA INDONESIA INI
SEPERTINYA SUDAH DIATUR PSSI SENGAJA UNTUK MEMENANGKAN
SRIWIJAYA...TP SUPAYA TAU JUARA SEJATI ADALAH PERSIPURA DAN SEMUA
MENGAKUINYA, KLU BERANI AYO SRIWIJAYA PERMAINAN DIULANG KITA
LIHAT SIAPA SEBENARNYA JUARA SEJATI...JANGAN HANYA JAGO
KANDANG...
my gravatar
bujang, Senin, 29 Juni 2009, Reply

SELAMAT BUAT TIM SUMTERA KHUSUSNYA SFC, TEMPO HARI DI LIGA SUPER
SFC MAEN DI PAPUA,TERUS AJA, MAEN DI PERSIB TERUS AJA MAEN WALAU
BANYAK KEPUTUSAN WASIT YG KONTROVERSIAL, SFC JUGA SERING DI
RUGIKAN, DI LIGA TEMPO HARI JUGA SOAL WAKTU JADWAL PERTANDINGAN
BANYAK MERUGIKAN SFC TETAPI TERUS AJA MAEN DAN MENERIMA HASIL
PERTANDINGAN MENANG ATAUPUN KALAH.....BIASA AJA DALAM PERMAINAN
PASTI ADA MENANG DAN KALAH.. KENAPA HARUS WO PERSIPURA...COBA
KALO PROTESNYA DAMAI...MISALNYA DUDUK AJA DI LAPANGAN..KAN LEBIH
TERHORMAT.... TIDAK ADA YANG SEMPURNA BUNG !!!!!!!!
my gravatar
BuronJr, Senin, 29 Juni 2009, Reply

Menjadi wasit di lapangan bola tidaklah mudah kawan, banyak
faktor TEKNIS yang mempengaruhi misalnya pandangan terhalang,
wasit tidak berada pada sudut yang tepat untuk melihat terjadinya
pelanggaran dan memberi keputusan secara akurat. Itu semua
manusiawi. Bahkan untuk wasit sekelas Purwanto. Kalau ada yang
menilai wasit berat sebelah, saya yakin itu hanya karena tim
kesayanganya dirugikan, akui aja. Semua selalu begitu. Kalau
kalah wasit disalahkan. Gak percaya.. Coba perhatikan komentar
para pelatih setelah timnya kalah, siapa yang disebut duluan?
wasit kan? Kawan semua, jajaran wasit Indonesia dari tahun ke
tahun selalu berbenah, dan perubahanya cukup signifikan, sekarang
banyak wasit muda yang tegas dan adil, ini merupakan hasil dari
perubahan tersebut. Hargai itu. Jadi tolonglah, bersikaplah
dewasa.. hadapi kekalahan dengan kepala dingin. Jangan kalau
kalah trus menyalahkan orang dan kabur. Itu sama saja dengan anak
kelas 5 SD yang kalah main gundu trus nyalahkan gundunya atau
anginya atau tanahnya atau dan lain lainya udah gitu ngambek main
padahal permainan belum selesai.
my gravatar
nandhaaa.........., Senin, 29 Juni 2009, Reply

wasit diliga indonesia bnyak yg ga ngrti sepak bola...dari
ngeliat pemain yg ga offside ja bodoh nya minta ampun...jd kesel
sendiri ngeliat permainan nya bagus,tp kualitas wasitnya
kurang... maju terus persepakbolaan tanah air..
my gravatar
janny, Senin, 29 Juni 2009, Reply

PERSIPURA U ARE THE BEST, WALAUPUN WASIT CURANG,,,APA JADINYA
SEPAKBOLA INDONESIA KLU KRN WASIT MEMBUAT PARTAI FINAL KACAU,BUAT
PSSI DAN BLI HARUSNYA TIDAK MUTA MELIHAT KECURANGAN YANG DIBUAT
WASIT JELAS DIDEPAN MATA MEREKA,HARUSNYA BISA MENGAKUI KESALAHAN
TERUTAMA WASIT DAN LAIN KALI HARUS MEMILIH TEMPAT YANG LEBIH
SPORTIF DAN TIDAK MEMIHAK, DAN FINAL COPA INDONESIA INI
SEPERTINYA SUDAH DIATUR PSSI SENGAJA UNTUK MEMENANGKAN
SRIWIJAYA...TP SUPAYA TAU JUARA SEJATI ADALAH PERSIPURA DAN SEMUA
MENGAKUINYA, KLU BERANI AYO SRIWIJAYA PERMAINAN DIULANG KITA
LIHAT SIAPA SEBENARNYA JUARA SEJATI...JANGAN HANYA JAGO
KANDANG...

Reply 1 Reply
my gravatar
Deta , Senin, 29 Juni 2009

Reply komentar sedang di-review
my gravatar
fier, Senin, 29 Juni 2009, Reply

SELAMAT BUAT SRIWIJAYA... SEKARANG KITA HARUS BERFIKIR KEDEPAN
JANGAN MUDA MENYALAHKAN SATU SAMA YANG LAIN NYA...! UNTUK
PERSIPURA SAYANG TINDAKAN MOGOK MAIN NYA...
my gravatar
bayu, Senin, 29 Juni 2009, Reply

sudah deh cukup buat Purwanto. Pensiun sekarang juga. BWSI arif
dan bijaksanalah. Anda telah salah menunjuk wasit Setua Purwanto
untuk sebuah final. Saatnya untuk merombak total manajemen BWSI
yang sekarang. HAPUS KKN di BWSI sekarang juga !.
my gravatar
vina, Senin, 29 Juni 2009, Reply

pertandingan semalem bener buat q kecewa,, walau q pendukung
sriwijaya tp q ingin melihat pertandingan sampe akhir... walau
ini emg kesalahan wasit, tapi tidak adil mengatakan kemenangan
sriwijaya telah direncanakan, krn sriwijaya juga tim yang
berkualitas, q yakin semua pendukung sriwijaya banyak yg kecewa
krn tidak bisa menonton pertandingan sebenarnya....q berharap
persipura akan kembali lain,,ternyata... biar ini jadi
pelajaran bagi tim2 lain di indonesia , u/ sportif, INGAT INI
JUGA SERING TERJADI DI SEPAKBOLA INTERNASIONAL...

Reply 1 Reply
my gravatar
jak mania, Senin, 29 Juni 2009

Reply komentar sedang di-review
my gravatar
NN, Senin, 29 Juni 2009, Reply

MENURUT SAYA APAPUN KEPUTUSAN WASIT KITA HARUS
MENERIMANYA... "TIDAK MELAKUKAN AKSI WALK OUT" KARENA YANG
MELAKUKAN WALK OUT ADALAH TIM PENGECUT DAN MEMANG TIDAK PANTAS
MENJADI JUARA...
my gravatar
Dedi, Senin, 29 Juni 2009, Reply

WASIT JUGA MANUSIA, DI KEJUARAAN DUNIA SAJA WASIT BISA SALAH
SEMISAL MARADONA YANG MEMBUAT GOL DENGAN TANGAN. WASIT JUGA MAKAN
NASI BUKAN MAKAN BESI DIA JUGA BISA NDAK LIAT KEJADIAN PADAHAL
BELIAU SUDAH BEKERJA KERAS. EMANG KITA CUMA BISA SALAH EJEK TIDAK
ADA YANG LIAT BAGAIMANA PROSES...... DAN TAUNYA HARUS BAGUS......

Reply 1 Reply
my gravatar
Evans, Senin, 29 Juni 2009

MENANG MEMALUKAN. SEHARUSNYA WASIT NDK USAH MALU2X LIHAT REKAMAN
ULANG COY... EMANG PORWANTO SELALU BELA SFC. INGAT WAKTU LAWAN
PSMS TAOEN LALU DI COPA JG. BUKA MATAMU PSSI N KOMITE WASIT
INDONESIA, GMN MO MAJU SEPAKBOLA KLU WASITNYA GILO GALO. CUBO KLU
LAWAN AREMA BISO D BAKAR STADION JAKA BARING (HIDUP AREMA)AKU
WONG PLEMBANG
my gravatar
Uyi, Senin, 29 Juni 2009, Reply

Seharusnya PERSIPURA jgn WO, teruslah berjuang apapun
rintangannya, semakin besar tantangan yg kalian hadapi, semakin
besar kemenangan yg akan kalian raih...Andai pertandingan terus
berlanjut dan PERSIPURA tetap kalah, kalian kalah dengan sangat
terhormat dan sangat pantas dijuluki MUTIARA HITAM sang Juara
Sejati... Untuk PERSIPURA Cobalah lebih dewasa Untuk BLI n
PSSI Cobalah lebih bijak Untuk SFC Kemenangan bukan milik kalian
seutuhnya...
my gravatar
xXx, Senin, 29 Juni 2009, Reply

jadi seorang wasit mempunyai keuntungan dan kerugian
... keuntungan : dapat gaji dari pihak penyelenggra , tanpa
harus memuaskan pihak penonton kerugian : dapat cemoohan dari
supporter dan pemain yg tidak profesional . karna kerjanya kurang
maksimal jadi BLI harus mengadakan penyegaran kembali
untuk para wasit indonesia . agar dpt memimpin pertandingan dgn
baik dan juga agar bisa memimpin laga yg ditunggu" rakyat
indonesia yaitu : INDONESIA vs MANCHESTER UTD . jd
indonesia tdk harus memanggil wasit dr luar negeri untuk memimpin
pertandingan yg maha penting ini thankz
my gravatar
NN, Senin, 29 Juni 2009, Reply

kyk gn lah otak indonesia... biarpun sudah jelas salah selalu
didukung... gmn bisa maju indonesia ini, klw penghuninya kyk
gini... selalu aja dukung yang salah.... apa ga makn besar
kepala tu orang (wasit itu) biarpun salah tetap ada
pendukungnya... untuk persipura tetap jaya...
my gravatar
anjas, Senin, 29 Juni 2009, Reply

purwanto layak di pecat karena mencoreng korps wasit,siapapun
yang juara kalau adil pasti akan terima,salut buat persipura
walaupun menciderai fair play hidup mutiara hitam salam dari the
jak mania

Reply 1 Reply
my gravatar
batam, Senin, 29 Juni 2009

Purwanto ga perlu dipecat Mas...karena itu memang pertandingan
terakhir yg dipimpinnya...
my gravatar
Giallorosi, Senin, 29 Juni 2009, Reply

partai final yg ideal, tapi dinodai dgn keputusan wasit yg
keliru...sangat2 mengecewakan.........seharusnya final
dilaksanakan ditempat yg netral....ini bisa menjadi pembelajaran
bagi PSSI mengenai kualitas wasit yg memimpin setiap pertandingan
di Indonesia utk lebih jelih....
my gravatar
Deta , Senin, 29 Juni 2009, Reply

emang sih perwasitan di indonesia nih perlu dibenahi,,tapi dag
sepatutnya persipura WO,,,mana mental pemenang ISL???walaupun Q
dukung SFC, tapi aku kecewa banget dengan hasil ini..aku berharap
partai final ini bener2jadi hiburan penonton setia sepakbola
indonesia,,Q juga mau kasih komen knapa partai final bs diadakan
di jakabaring,,,.karna palembang adlh tempat yang aman n stadion
nya juga layak pakai untuk partai final,,,kalaupun persipura gak
stuju knapa gak protes dari awal????pasti ada pertimbangan2 lain
bwt diadakan di Plg,,.tapi aku salut banget dengan SFC n
Persipura,,,,...ayo sama2 memajukan persepakbolaan kita,,,.slamat
buat SFC....raKyat Sumsel bangga sama SFC,,,.
my gravatar
PSSI DUNGU , Senin, 29 Juni 2009, Reply

OTAKNYA PSSI CUMA DUIT DAN DENGKUL. MEREKA UDH MEMBAYANGKAN
PEMASUKAN YG DITERIMA BILA PERTANDINGAN DI GELAR DI TEMPAT
NETRAL. MASIH BANYAK KOK STADION YG LAYAK. PALARAN-SAMARINDA,
KANJURUHAN-MALANG, GELORA 10 NOP - SURABAYA. DAN ALASAN DIPAKAI
BUAT KAMPANYE JUGA GAK MASUK AKAL. PSSI KAN UDH PUNYA
AGENDA... AKIBATNYA KEPUTUSAN WASIT (YG MERUGIKAN TIM TAMU)
PASTI DIANGGAP MEMIHAK, KARENA PERTANDINGAN DILANGSUNGKAN DI
STADION TUAN RUMAH. OPINI INI PASTI UDAH TERBENTUK. LIAT AJA
FINAL DIVISI1 PERSEMA VS PERSISAM YG DILANGSUNGKAN DI SAMARINDA.
PENUH KONTROVERSI... PSSI DAN BLI GAK PERNAH BELAJAR DARI
PERTANDINGAN SEBELUMNYA KARENA OTAK YG DIPAKAI OTAK
DENGKUL..... CUMA SATU KATA REVOLUSI PSSI DAN
ANTEK2NYA ....BRAVO AREMA....

Reply 1 Reply
my gravatar
batam, Senin, 29 Juni 2009

Reply komentar sedang di-review
my gravatar
Estu, Senin, 29 Juni 2009, Reply

Saya sebagai pendudukung sriwijaya yang ada di pulau jawa jg
sebenarnya kecewa dengan pertabdingan final copa
tersebut. pertama,tempat yang tidak netral. kedua kerja BLI yang
amburadul hingga tidak bisa menentukan tempat yang netral sebagai
tempat pertandingan. ketiga, kurang profesionalnya wasit.
keempat, kurang profesionalnya para pemain.kalau kita bandingkan
pertandingan final copa indonesia dengan final piala confederasi
antara brazil vs AS.. sama-sama ada kejadian yang kontroversial
dari kepemimpinan wasit, bahkan menurut saya lebih sangat
kontroversi di final confederasi keputusan wasitnya, jelas-jelas
bola sudah masuk kedalam gawang USA ketika bola ditangkap Tim
Howard. yang membedakannya adalah kualitas para pemainya...pemain
brazil jg melakukan protes, tp tidak berlebihan dan menerima
keputusan wasit. memang tidak ada yang bisa kita salahkan
sepenuhnya dari final copa kita...yach...inilah wajah sepakbola
kita, manajemen dan sistem yang kampungan, dan jiwa para pemain
yang masih dpt dikatakan sebagai jiwa pemain tarkam...tidak
adanya jiwa profesionalitas sama sekali..yach kita berdoa aja,
semoga persepakbolaan kita mendapat pelajaran dari kejadian
ini...dan lebih maju lagike depanya. GBU PSSI
my gravatar
Dimaz, Senin, 29 Juni 2009, Reply

Pa Purwanto dibayar berapa nih...?
my gravatar
catch, Selasa, 30 Juni 2009, Reply

Hidup persipura!!!!!..... mang kalo taun depan finalnya d mandala
aja... pengen liat bisa menang ga?? ga ada stadion yg memadai?? d
kalimantan juga ada kok stadion bagus... ahhhh mang pssi nya aja
yg ga becus....
my gravatar
muhammad Eduard, Selasa, 30 Juni 2009, Reply

kalian bicara seperti orang yang ahli tentang sepakbola, tp ada
beberapa faktor yg kalian hrs ingat : 1. Jgn mencari kambing
hitam ke BLI yg menetapkan Palembang sbg tempat final, karena
cuma di palembang yang bisa memberi keamanan dan keselamatan
untuk menggelar semua turnament.karena org Palembang tahu aturan
mana yang baik mana yang buruk.disamping itu juga karena kondisi
negara yang sedang masa kampanye.JD APAKAH ITU 109% SALAK
BLI.KALIAN PASTI BISA MENJAWABNYA KALO KALIAN BENAR2 MEMAHAMI
SITUASI. 2. Wasit adalah manusia yang tak luput dari
dosa,khilaf, dan lain sebagainya. Jgnkan di Indonesia, kasus
terbaru dari Dunia Sepakbola International, Atau saya perlu
mengingatkan CHELSEA vs BARCELONA di SEMIFINAL CHAMPION LEAGUE
LEG 2, atau MESIR vs BRAZIL DIBABAK PENYISIHAN KONFEDERASI. 3.
To Team Persipura jgnlah engkau sombong dan jgn mengaku JUARA
LIGA TAPI MENTAL KALIAN TEMPE, JGNLAH MENGAKU PERSIPURA LAYAK
LAWAN MU KARENA JAWARA LIGA TAPI MENTAL KALIAN SEPERTI ANAK KECIL
YANG MENANGIS TERSEDU2 KARENA TIDAK DIBELIKAN IBUNYA ICE
CREAM. AKHIRNYA SEMUA KEMBALI PADA KITA UNTUK MEMBANGUN
SEPAKBOLA NEGERI INDONESIA TERCINTA.MERDEKA. BRAVO DAN SELAMAT
KEPADA SFC BRAVO BLI DAN PSSI BRAVO PERSIPURA TUNJUKKAN KALO
KALIAN BUKAN PECUNDANG BRAVO INDONESIA

Reply 1 Reply
my gravatar
adek, Sabtu, 04 Juli 2009

Reply komentar sedang di-review
my gravatar
wahyu, Selasa, 30 Juni 2009, Reply

PERSIPURA menjadi pelopor mundurnya sepak bola..indonesia... gmn
mn mau maju kl nggak professional tiru dong KLUB2 EROPA yg bisa
menerima keputusan wasit...WALAU PUN SANGAT2 merugikan tim
nya.....

Reply 1 Reply
my gravatar
ardi, Sabtu, 04 Juli 2009

sebenarnya pelopor kemunduran sepak bola indonesia itu PSSI nya
sendiri, pasalnya kejadian serupa sudah sering terjadi,tp
selalu saja berulang..!!! hanya keledai yg jatuh dalam lubang
yg sama.......
my gravatar
Jimbron, Rabu, 01 Juli 2009, Reply

Mental juara ada di sfc,bravo sfc,persipura hrs lbh bnyk bljr lg
untuk lbh profesional,jeremiah silakan angkat kaki,kita ga perlu
pemain asing yg suka nyeruduk,kampungan
my gravatar
Pato7, Rabu, 01 Juli 2009, Reply

Wasit tuh keterlaluan....kasian Persipura,pertama yg dibuat ferry
R terhadap ian kabes adalah pelanggaran karena bukan bola yg di
blok tp kaki pemain yg ditabrak,,terus langsung disambung
handball yg tak digubris...masa katanya Purwanto tangannya
pasif?? jelas2 tangannya memanjang keluar githu..anehhh kan..trus
bolanya sudah menuju gawang kosong lg....ANEH....
my gravatar
ardhi, Kamis, 02 Juli 2009, Reply

selamat ya buat sriwijaya fc, engkaulah juara sejatinya
indonesia. maju terus sriwijaya fc, hajar terus lawan-lawanmu
my gravatar
adi, Sabtu, 24 Oktober 2009, Reply

gak sah diurus
 
KIRIM KOMENTAR
*Isikan kotak isian dengan lengkap.
Nama
Email
Isi pesan
 
 



Berita Terbaru
 Mourinho Tak Terobsesi Gelar Lagi
Jumat, 03 September 2010 14:14 WIB
 Indonesia Lawan Brasil Diundur November
Jumat, 03 September 2010 14:11 WIB
 Turnamen IIC 2010
Hadapi SFC, Persiwa Turunkan Tiga Pemain Asingnya

Jumat, 03 September 2010 13:27 WIB
 Manajer EPL Akan Bantu Capello
Jumat, 03 September 2010 12:05 WIB
 Estonia Hadirkan Ujian bagi Italia
Jumat, 03 September 2010 11:11 WIB
 Abanda Berlabuh di Persema
Jumat, 03 September 2010 11:05 WIB
 Persahabatan
Timnas Indonesia Kalahkan Persita 4-1

Jumat, 03 September 2010 10:28 WIB
Berita FUTSAL Biangbola.com
 
 
Indovisi.com