Pelatih Glasgow Celtic Gordon Strachan meminta fans untuk memberikan watu adaptasi bagi gelandang Jepang Koki Mizuno karena ia khawatir pemainnya itu mungkin terkejut apabila dibandingkan dengan Shunsuke Nakamura. Mizuno terikat kontrak di Parkhead selama tiga setengah tahun usai hijrah dari JEF United.
Nakamura sendiri terpilih sebagai pemain terbaik di musim keduanya di Skotlandia, namun Strachan merasa karir Nakamura di klub Serie A Reggina membantunya mendapatkan lebih banyak pengalaman untuk cepat beradaptasi dengan sepakbola Skotlandia.
"Kami harus menunggu sedikit lama bagi Mizuno karena, tidak seperti Nakamura yang berhenti sejenak di Italia sebelum kesini, Mizuno langsung datang dari Jepang," ujar Strachan.
"Saya dapat pastikan dirinya bahwa perubahan kebudayaan akan mengejutkannya sehingga ia harus menyesuaikan diri. Ia masih murni, murni seorang pemain sepakbola, seperti Nakamura, dan Naka butuh waktu sebentar untuk beradaptasi dengan Liga Skotlandia. Namun ketika ia melakukannya, ia melakukan hal yang fantastis.
"Kami memberikan mereka tempat disini untuk melihat apakah mereka dapat beradaptasi dengan sepakbola Liga Champions, sepakbola menekan, dan meraih kemenangan setiap pekan.
"Tergantung mereka untuk mengambilnya namun kami merasa ia dapat melakukannya, itulah mengapa kami memintanya bergabung dengan kami. Kami merasa ia memiliki sesuatu yang bagus dalam permainannya dan saya yakin kami dapat memberikannya tambahan pengalaman," tambahnya.
Mizuno mengaku Celtic telah menjadi berita besar di negaranya sejak kehadiran Nakamura di Skotlandia pada tahun 2005.
"Banyak orang menyaksikan laga Celtic di Jepang. Orang yang menyukai sepakbola di Jepang menyaksikan Celtic karena kehadiran Nakamura disana. Celtic sangat terkenal di Jepang," tukas Mizuno.
"Saya pernah bermain bersama Nakamura di timnas. Ia adalah seseorang yang saya kagumi sehingga saya senang dapat bermain bersamanya," tambah gelandang berusia 22 tahun itu.
[Rif/AFP]
|