Kemenangan 2-1 Sunderland atas rival Timur Laut Inggris, Newcastle United, dalam lanjutan Liga Premier hari Sabtu (25/10) disambut berlebihan oleh suporternya. Alhasil, kerusuhan pun pecah selepas pertandingan.
Fans Sunderland melempar botol dan koin kepada para pemain Newcastle. Ratusan suporter lainnya merangsek masuk ke lapangan seusai wasit meniup peluit panjang.
Di luar stadion, polisi berkuda juga diserang oleh fans yang mengalami histeria tersebut. Akibatnya seekor kuda menderita luka bakar akibat lemparan mercon.
Dari catatan polisi, 29 orang sudah ditahan namun tak ada laporan cedera serius.
Kerusuhan suporter kemungkinan juga dipicu oleh aksi gelandang Newcastle, Joey Barton, yang tak simpatik saat melakukan pemanasan sebelum tampil di enam menit pamungkas. Dia mencium logo Newcastle di kostumnya sehingga memancing kemarahan fans tuan rumah dan membuat polisi harus menjaga pemain bengal tersebut.
"Saya tak akan mengkritik perilaku suporter. Mereka pantas berpesta atas kemenangan ini," ujar manajer Sunderland, Roy Keane.
Manajer asal Republik Irlandia itu menilai kemenangan pertama atas Newcastle dalam delapan tahun terakhir tadi adalah hadiah bagi fans. Namun ulah kelewatan dari fans tersebut akan mengundang sanksi keras dari Football Association Inggris.
"Semoga FA tidak menghukum kami terlalu keras. Suporter merayakan keberhasilan yang sudah lama dinantikan. Suporter belum kelewatan karena jika mereka melakukan itu maka kami yang akan bertindak lebih dulu," pungkas Keane yang semasa masih bermain juga dikenal temperamen. (Hdn/AP)
Bookmark berita ini (Ctrl+D):
0 KOMENTAR BERITA
"Sunderland Menang, Fans Rusuh"
Komentar Berita masih kosong.
KIRIM KOMENTAR *Isikan kotak isian dengan lengkap.