Banyaknya pemain sepakbola yang meninggal dunia di lapangan akibat serangan jantung mendapat perhatian serius dari Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) sehingga mereka mewajibkan setiap pemain yang akan tampil di EURO 2008 untuk menjalani pemeriksaan jantung.
Kepastian bila para pemain yang berlaga di EURO 2008 diharuskan menjalani pemeriksaan jantung diungkap Sekretaris Jendral UEFA David Taylor.
Selain itu UEFA juga mewajibkan setiap negara peserta untuk menyertakan tim medis di bench pada setiap laga. Sebelumnya tim dokter memang tidak diwajibkan untuk berada di bench.
"Segala macam tindakan pencegahan yang memungkinkan harus dilakukan untuk dapat menjamin keselamatan pemain. Setiap pemain harus melakukan pemeriksaan jantung dan pembuluh darah yang menjadi tanggung jawab ahli medis dari tiap-tiap negera peserta untuk memastikan pemainnya sudah diperiksa. Mereka juga harus membuat keputusan apabila pemainnya gagal lolos tes," tukas Taylor.
Kasus kematian pesepakbola akibat penyakit jantung kembali mencuat belakangan ini setelah bek kiri Sevilla Antonio Puerta menghembuskan nafas terakhir hanya tiga hari setelah ia tak sadarkan diri ketika membela timnya melawan Getafe pada 28 Agustus lalu.
Sebelum Puerta, muncul pula kasus kematian yang dialami gelandang Kamerun Marc Vivien Foe yang tewas setelah pingsan saat bertemu Prancis di ajang Piala Konfederasi, Juni 2003.
(Tho/Reuters)