Menjelang bergulirnya Serie A
musim 2008/2009, AC Milan mendapat modal berharga setelah sukses
menghantam rival utamanya, Juventus, 4-1 dalam laga Trofeo Berlusconi
di Stadion San Siro, Minggu (17/8). Turnamen ini digelar untuk
mengenang Luigi Berlusconi, ayah bos besar Milan Silvio Berlusconi,
yang juga Perdana Menteri Italia. Laga ini rutin digelar setiap
tahunnya dan mempertemukan Milan dengan Juventus.
Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga, itulah yang dialami Juventus sebab
selain menelan kekalahan telak mereka juga harus kehilangan palang
pintu Giorgio Chiellini yang mengalami cedera lutut parah.
Tampil di depan ribuan pendukungnya, Milan langsung tampil menyerang
dan di menit ke-21 mereka mampu membuka keunggulan melalui tendangan
bek kiri Marek Jankulovski yang sempat mengenai pemain belakang Juve
sebelum bersarang ke gawang Antonio Chimenti.
Selang empat menit kemudian, Milan sukses menggandakan keunggulannya.
Umpan silang Clarence Seedorf dengan sempurna ditanduk oleh Massimo
Ambrosini dan tak dapat dihalau Chimenti.
Petaka menghampiri kubu Juve karena pada menit ke-33 mereka kehilangan
Chiellini yang mengalami cedera lutut setelah berbenturan dengan
penyerang Milan Alberto Paloschi.
Sebelum turun minum, Juve memiliki beberapa peluang untuk memperkecil
ketertinggalan seperti tendangan bebas Alessandro Del Piero dan
tandukan Amauri de Carvalho yang masih belum menemui sasaran.
Di babak kedua, baik Juventus maupun Milan melakukan beberapa
pergantian pemain. Namun I Rossoneri
masih menguasai permainan dan memperbesar keunggulannya melalui mantan
pemain Juve Filippo Inzaghi.
Ketika pertandingan memasuki menit ke-70, Juventus mampu memperkecil
kedudukan melalui aksi menawan dari pemain muda masa depan mereka,
Christian Pasquato.
Namun, di saat Juve berusaha mengejar, Milan kembali menjauh berkat gol
kedua dari Ambrosini yang terjadi saat laga menginjak menit 79.
(Tho)
|