Kasus pengaturan pertandingan yang pada tahun lalu sempat menguncang sepakbola Italia ternyata telah merembet ke Eropa karenanya UEFA telah menghubungi Interpol untuk menyelidiki masalah ini.
Adalah majalah Der Spiegel yang mengungkapkan hal ini bila UEFA telah meminta kepada Europol untuk melakukan investigasi atas dugaan pengaturan pertandingan yang dilakukan oleh sindikat judi dari kawasan Asia.
Dugaan kasus pengaturan pertandingan ini terjadi dalam 26 laga, yang mana meliputi tiga laga putaran ketiga Kualifikasi Liga Champions, dua laga di Piala UEFA dan satu di ajang Kualifikasi EURO 2008.
15 pertandingan yang dicurigai telah diatur oleh para penjudi terjadi pada musim ini sedangkan 11 lainnya terjadi pada kurun waktu Juli 2004 hingga November 2006.
Masih menutur Der Spiegel, sebagian besar tim yang diduga terlibat dalam kasus ini rata-rata berasal dari Eropa Timur dan Selatan seperti Bulgaria, Georgia, Serbia dan Kroasia serta negara Baltik bagian Utara.
Diketahui juga bila Presiden UEFA Michel Platini telah melakukan kolaborasi dengan komisaris keadilan Uni-Eropa Franco Frattini untuk mengadakan perjanjian guna memberantas pengaturan pertandingan, korupsi dan pencucian uang di sepakbola.
(Tho/Reuters)