Mengenal Kompol Ocha, Polwan yang Mampu Gagalkan Penyelundupan Sabu Internasional

By Administrator 06 Jan 2021, 20:29:47 WIB Ragam Berita
 Mengenal Kompol Ocha, Polwan yang Mampu Gagalkan Penyelundupan Sabu Internasional

Keterangan Gambar : Mengenal Kompol Ocha, Polwan yang Mampu Gagalkan Penyelundupan Sabut Internasional


Pada Juli 2017, Indonesia dihebohkan dengan pengungkapan peredaran narkoba jenis sabu seberat 1 ton di kawasan Pantai Anyer, Banten. Salah satu yang berperan adalah seorang polwan yakni Kompol Rosana Albertina Labobar, S.Ik, M.Si atau yang akrab disapa Ocha.

Ocha merupakan polwan satu-satunya yang dipercaya untuk bergabung dalam tim tersebut. Kala itu pada tahun 2017, Ocha menjabat sebagai Wakil Kepala Satuan (Wakasat) Narkoba Polresta Depok. Ocha masih berpangkat AKP (Ajun Komisaris Polisi). Kendati demikian, ia telah dipercaya sebagai kepala Tim penyelidikan kasus penyelundupan 1 ton sabu di kawasan Pantai Anyer, Banten.

Demi memuluskan tugasnya, Ocha  harus rela tiarap di pasir pantai dan bersembunyi di semak-semak guna menghindari pengawasan para pengedar sabu.

Ocha pun mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa pada tahun 2017 menjadi komisaris polisi.

Banyak prestasi yg telah diraihnya dalam membongkar penyelundupan Narkoba di Indonesia. Polwan berprestasi ini juga mendapatkan penghargaan berupa Pin Emas Ibu Presiden pada Hari Kartini 2019 di Monas.

Menjabat sebagai Kanit 5 Subdit 1 Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya merangkap Katimsus Subdit 1, Kompol Ocha dan tim sudah mengungkap jaringan liquid vape dan Ganja Sintetis mulai dari pengedar, home industri, pengendali bahkan bandar besar dan jaringan internasional sehingga kembali meraih Pin Emas Kapolri krn prestasinya itu.

Kini Kompol Ocha mendapat promosi jabatan sebagai Wakasat Polres Metro Jakarta Barat. Keseharian yg sangat berbeda dimana kompol Ocha tidak lagi beraktivitas di lapangan untuk terjun langsung dalam giat penyelidikan maupun penangkapan.

"Pastinya situasi kerja sekarang dan dulu sangat jauh berbeda karena lebih menghabiskan waktu di kantor untuk pemeriksaan berkas dan gelar perkara dibandingkan dulu yg setiap hari di lapangan, tapi saya sangat menikmati karena jam kerja jelas dan waktu untuk keluarga juga sangat cukup. Pekerjaan ini adalah amanah yang harus saya jalankan dengan penuh rasa tanggung jawab."




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment