Iran Gilas Indonesia
Ambisi timnas Indonesia untuk mengakhiri rentetan kekalahan di fase grup Kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia gagal terwujud. Pasukan Wim Rijsbergen kembali kalah setelah dihajar tamunya Iran 1-4 di Stadion Gelora Bung Karno, Selasa (15/11).
Kekalahan kelima dari lima laga yang dilakoni membuat Indonesia terpaku di dasar klasemen Grup E. Adapun Iran dengan kemenangan ini berpeluang lolos ke babak selanjutnya karena sudah mendapat 11 poin.
Iran akan berhak lolos bila peringkat dua Qatar (delapan poin) bermain imbang dengan posisi tiga Bahrain (lima poin) beberapa jam mendatang.
Hasil buruk yang didapat Indonesia membuat Stadion Gelora Bung Karno kali ini kosong melompong. Tak lebih dari 1.000 suporter Indonesia yang menyaksikan langsung. Bahkan suporter Iran jauh lebih meriah dalam memberikan dukungan karena terfokus di tribun VIP.
Indonesia sempat mengancam Iran di awal laga dan hampir memimpin ketika tendangan Cristian Gonzales masih dapat diamankan penjaga gawang Mahdi Rahmati.
Laga berjalan tujuh menit, Iran membuka keunggulan lewat tembakan Milad Midavoodi setelah memanfaatkan kesalahan pemain belakang Indonesia yang terjatuh saat mengejar bola.
Iran menggandakan keunggulannya pada menit 19. Ghazali Najafabadi Mohammad yang lepas dari jebakan off-side tidak egois dan memberikan bola kepada Mojtaba Jabari yang dengan mudah menceploskan bola ke gawang Hendro Kartiko.
Blunder Hendro di menit 25 saat gagal menangkap sebuah umpan terobosan memudahkan Gholam Reza Rezaei menambah keunggulan Iran.
Indonesia memperkecil kedudukan dua menit sebelum turun minum saat umpan matang Samsul Arief ditanduk kapten Bambang Pamungkas dan memperdaya Mahdi.
Setelah jeda Wim memasukkan Firman Utina dan Benny Wahyudi menggantikan Mahyadi Panggabean dan Fandy Mochtar. Keputusan ini sangat tepat karena serangan Indonesia lebih hidup.
Peluang didapat Indonesia di menit 52 lewat asi Muhammad Ridwan, sayang umpannya gagal dimaksimalkan pemain depan Indonesia.
Petaka menimpa Indonesia di menit 72. Wasit memberikan Iran hadiah penalti akibat pelanggaran Benny. Gelandang Osasuna Javad Nekounam yang menjadi algojo sukses memperdaya Hendro. Skor 4-1 bertahan sampai bubaran.
(Tho)

share
tweet
kirim